Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Eks Petinggi Google Bilang Lulusan Hukum & Kedokteran Tak Laku Lagi

Eks Petinggi Google Bilang Lulusan Hukum & Kedokteran Tak Laku Lagi

  • account_circle Banten Reporter
  • calendar_month 18 jam yang lalu
  • visibility 10
  • comment 0 komentar

Jakarta– Seorang mantan eksekutif Google memperingatkan bahwa gelar sarjana hukum dan kedokteran bisa menjadi “buang-buang waktu” di tengah laju perkembangan (AI) yang sangat cepat. Pernyataan ini mencerminkan kekhawatiran bahwa jalur pendidikan tradisional yang memakan waktu bertahun-tahun kini ketinggalan oleh kemajuan teknologi.
Jad Tarifi, pendiri tim AI generatif pertama di Google dan alumnus PhD bidang AI, mengatakan kepada Business Insider bahwa mahasiswa yang mengejar gelar hukum atau kedokteran berisiko “membuang” waktu mereka karena AI akan mengejar ketertinggalan jauh sebelum mereka lulus.

“AI sendiri akan hilang saat Anda menyelesaikan gelar PhD. Bahkan hal-hal seperti penerapan AI pada robotika akan terpecahkan saat itu,” ujar Tarifi, seperti dikutip Fortune, Minggu (15/2/2026).

Menurut Tarifi, gelar profesional panjang seperti dokter atau pengacara yang membutuhkan latar belakang pendidikan hingga hampir satu dekade bisa membuat lulusan memasuki dunia kerja dengan pengetahuan yang sudah outdated atau ketinggalan zaman. Ia menambahkan bahwa metode pendidikan saat ini masih terlalu mengandalkan hafalan daripada pengembangan keterampilan yang relevan di era AI.

Tarifi tidak hanya menyoroti gelar profesional, tetapi juga gelar akademik lanjutan termasuk PhD. Ia menyatakan bahwa mahasiswa PhD pun mungkin tidak mendapatkan nilai lebih karena percepatan inovasi di bidang AI jauh melampaui waktu penyelesaian gelar.

“Keberhasilan di masa depan tidak akan datang dari mengumpulkan kredensial, melainkan dari mengembangkan perspektif yang unik, kesadaran emosional, dan hubungan antarmanusia yang kuat,” ujar Tarifi.

Dia mendorong generasi muda untuk fokus pada keterampilan manusia yang tidak mudah ditiru oleh AI, seperti kemampuan berempati dan keterampilan interpersonal, serta pengembangan diri secara emosional.

Pernyataan Tarifi ini muncul di tengah diskusi yang lebih luas di Silicon Valley dan kalangan teknologi tentang relevansi pendidikan tinggi di tengah percepatan AI. Beberapa pemimpin teknologi menilai bahwa universitas harus beradaptasi agar kurikulumnya tetap relevan dengan kebutuhan industri yang berubah cepat.

  • Penulis: Banten Reporter

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akademisi Minta Program Makan Bergizi Gratis di Banten Dievaluasi

    Akademisi Minta Program Makan Bergizi Gratis di Banten Dievaluasi

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 494
    • 0Komentar

    Pengamat Kebijakan Publik Banten, Ahmad Sururi, meminta agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan di Provinsi Banten dievaluasi secara menyeluruh. Menurutnya, meskipun program ini bertujuan baik untuk meningkatkan gizi masyarakat, pelaksanaannya perlu dikaji agar tepat sasaran dan efektif. Ahmad Sururi menyoroti beberapa kendala yang terjadi dalam pelaksanaan program tersebut, seperti distribusi makanan yang belum […]

  • PPPK Paruh Waktu Dihapus Revisi UU ASN, Mutasi Nasional Wajib 2026: Tidak Lolos Tiga Saringan, Kontrak Bisa Diputus

    PPPK Paruh Waktu Dihapus Revisi UU ASN, Mutasi Nasional Wajib 2026: Tidak Lolos Tiga Saringan, Kontrak Bisa Diputus

    • calendar_month 18 jam yang lalu
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakarta-Kabar besar datang bagi aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga honorer di seluruh Indonesia.Revisi Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN) membawa perubahan fundamental dalam sistem kepegawaian nasional.Salah satu poin paling krusial, skema PPPK paruh waktu dihapus secara resmi.Pemerintah menegaskan, ke depan hanya ada dua status ASN yang diakui, yakni PNS dan PPPK penuh waktu. Penghapusan […]

  • Will Cristiano Ronaldo Play Tonight in Al-Nassr vs Al-Ettifaq Saudi Pro League 2024-25 Match? 12.39 Play Button

    Will Cristiano Ronaldo Play Tonight in Al-Nassr vs Al-Ettifaq Saudi Pro League 2024-25 Match?

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Al Nassr failed to win major title with Cristiano Ronaldo in the squad. The Portuguese superstar has been incredible in front of the goal and led the league in goals scored in both his full seasons. Currently the side at the third position in the Saudi Pro League 2024-25 standings, with just 14 games remaining. […]

  • Empat Kemenangan Beruntun di Bawah Carrick Tak Berarti Manchester United Sudah Temukan Solusi

    Empat Kemenangan Beruntun di Bawah Carrick Tak Berarti Manchester United Sudah Temukan Solusi

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA – Michael Carrick tak mudah tertipu dengan anggapan bahwa Manchester United telah menemukan solusi setelah tangan dinginnya membawa tim meraih empat kemenangan beruntun. Empat laga semenjak Carrick didapuk sebagai manajer sementara berhasil dilalui dengan positif. Terbaru, mereka mengalahkan Tottenham Hotspur 2-0 setelah Manchester City, Arsenal, dan Fulham menjadi korban. “Melawan Tottenham berbeda. Kami harus […]

  • Perbedaan PPPK dan PPPK Paruh Waktu 2026, Gaji hingga Tunjangan

    Perbedaan PPPK dan PPPK Paruh Waktu 2026, Gaji hingga Tunjangan

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Bandung – Skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK saat ini banyak digunakan di berbagai lembaga pemerintahan, dan merupakan bagian dari kategori Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan waktu kerja tertentu. PPPK terbagi menjadi dua kategori, yakni PPPK penuh waktu dan PPPK paruh waktu.Perbedaan dua skema tersebut kerap memunculkan pertanyaan di masyarakat. Banyak calon pelamar […]

  • Kurniawan Dwi Yulianto Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia U-17

    Kurniawan Dwi Yulianto Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia U-17

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 30
    • 0Komentar

      Tangerang-resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia U-17,menggantikan Nova Arianto jelang Piala AFF U-17 dan Piala AFF U-17 2026. Kepastian ini disampaikan Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Musi usai laga uji coba melawan China di Stadion Indomilk Arena, Rabu (11/2/2026) malam. Pergantian pelatih terjadi setelah Timnas Indonesia U-17 menyelesaikan dua laga uji coba kontra China. Pada pertemuan […]

expand_less