Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Eks Petinggi Google Bilang Lulusan Hukum & Kedokteran Tak Laku Lagi

Eks Petinggi Google Bilang Lulusan Hukum & Kedokteran Tak Laku Lagi

  • account_circle Banten Reporter
  • calendar_month 16 jam yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar

Jakarta– Seorang mantan eksekutif Google memperingatkan bahwa gelar sarjana hukum dan kedokteran bisa menjadi “buang-buang waktu” di tengah laju perkembangan (AI) yang sangat cepat. Pernyataan ini mencerminkan kekhawatiran bahwa jalur pendidikan tradisional yang memakan waktu bertahun-tahun kini ketinggalan oleh kemajuan teknologi.
Jad Tarifi, pendiri tim AI generatif pertama di Google dan alumnus PhD bidang AI, mengatakan kepada Business Insider bahwa mahasiswa yang mengejar gelar hukum atau kedokteran berisiko “membuang” waktu mereka karena AI akan mengejar ketertinggalan jauh sebelum mereka lulus.

“AI sendiri akan hilang saat Anda menyelesaikan gelar PhD. Bahkan hal-hal seperti penerapan AI pada robotika akan terpecahkan saat itu,” ujar Tarifi, seperti dikutip Fortune, Minggu (15/2/2026).

Menurut Tarifi, gelar profesional panjang seperti dokter atau pengacara yang membutuhkan latar belakang pendidikan hingga hampir satu dekade bisa membuat lulusan memasuki dunia kerja dengan pengetahuan yang sudah outdated atau ketinggalan zaman. Ia menambahkan bahwa metode pendidikan saat ini masih terlalu mengandalkan hafalan daripada pengembangan keterampilan yang relevan di era AI.

Tarifi tidak hanya menyoroti gelar profesional, tetapi juga gelar akademik lanjutan termasuk PhD. Ia menyatakan bahwa mahasiswa PhD pun mungkin tidak mendapatkan nilai lebih karena percepatan inovasi di bidang AI jauh melampaui waktu penyelesaian gelar.

“Keberhasilan di masa depan tidak akan datang dari mengumpulkan kredensial, melainkan dari mengembangkan perspektif yang unik, kesadaran emosional, dan hubungan antarmanusia yang kuat,” ujar Tarifi.

Dia mendorong generasi muda untuk fokus pada keterampilan manusia yang tidak mudah ditiru oleh AI, seperti kemampuan berempati dan keterampilan interpersonal, serta pengembangan diri secara emosional.

Pernyataan Tarifi ini muncul di tengah diskusi yang lebih luas di Silicon Valley dan kalangan teknologi tentang relevansi pendidikan tinggi di tengah percepatan AI. Beberapa pemimpin teknologi menilai bahwa universitas harus beradaptasi agar kurikulumnya tetap relevan dengan kebutuhan industri yang berubah cepat.

  • Penulis: Banten Reporter

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Tangerang Bangun 30 Ribu Sambungan Langganan Air Bersih

    Pemkot Tangerang Bangun 30 Ribu Sambungan Langganan Air Bersih

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 34
    • 0Komentar

      Tangerang, bantenpost.net-Pemkot Tangerang melelui Perusahaan Umum Daerah Tirta Benteng (Perumda TB) memperluas layanannya melalui penambahan 30.026 Sambungan Langganan (SL) di Wilayah Zona II Kota Tangerang yang meliputi Kecamatan Jatiuwung, Periuk, Cibodas, dan Karawaci. Penambahan sambungan langganan baru tersebut secara resmi ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) Hibah Aset Jaringan Perpipaan dan Sambungan […]

  • Kelabui Sanksi AS, Tanker Minyak Rusia Jadikan Singapura Transit Bayangan

    Kelabui Sanksi AS, Tanker Minyak Rusia Jadikan Singapura Transit Bayangan

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 22
    • 0Komentar

      MOSKOW – Kapal tanker minyak Rusia mulai gencar mencantumkan Singapura sebagai tujuan resmi pengiriman untuk menyamarkan identitas pembeli di tengah memburuknya prospek ekspor menyusul mundurnya India dari pasar minyak Rusia. Data pelayaran LSEG dan keterangan para pedagang menunjukkan pengalihan rute ini menjadi strategi baru Moskow menghadapi tekanan sanksi Amerika Serikat (AS). “Kenaikan kapal tanker […]

  • Gandeng KPK, Pemkot Tangsel Perkuat Pencegahan Korupsi Lewat Program Keluarga Berintegritas

    Gandeng KPK, Pemkot Tangsel Perkuat Pencegahan Korupsi Lewat Program Keluarga Berintegritas

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 6
    • 0Komentar

    CIPUTAT- Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI memperkuat upaya pencegahan korupsi melalui pembinaan keluarga berintegrasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Program tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun budaya antikorupsi yang dimulai dari lingkungan keluarga. Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan, pembinaan keluarga berintegritas harus menjadi bagian penting dalam […]

  • Polres Metro Tangerang Kota Gelar Ops Keselamatan Jaya 2026

    Polres Metro Tangerang Kota Gelar Ops Keselamatan Jaya 2026

    • calendar_month 18 jam yang lalu
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 5
    • 0Komentar

      KOTA TANGERANG – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Tangerang Kota melaksanakan kegiatan Satgas I Preemtif Operasi Kepolisian Kewilayahan Ops Keselamatan Jaya 2026 melalui sosialisasi dan imbauan keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat. Kegiatan tersebut digelar pada Minggu (15/2/2025), mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai, bertempat di Jalan Raya M. Yamin, Kota Tangerang. Sosialisasi dipimpin oleh […]

  • Eks Kapolresta Sleman Kombes Edy Setyanto Segera Jalani Sidang Disiplin Polri

    Eks Kapolresta Sleman Kombes Edy Setyanto Segera Jalani Sidang Disiplin Polri

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Yogyakarta-Mantan Kapolresta Sleman, Kombes Edy Setyanto, terkonfirmasi segera menjalani sidang disiplin buntut penanganan kasus penersangkaan warga Kabupaten Sleman, Hogi Minaya, yang menyebabkan tewasnya dua penjambret. Sidang tersebut sekaligus dengan eks Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polresta Sleman, AKP Mulyanto. “(Komisaris Besar Edy Setyanto dan AKP Mulyanto) jalani sidang disiplin,” kata Kepala Bidang Humas Polda […]

  • Permintaan Maaf Bahar Bin Smith

    Permintaan Maaf Bahar Bin Smith

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 31
    • 0Komentar

      Jakarta – Bahar bin Smith menyampaikan permohonan maaf terkait kasus penganiayaan terhadap anggota Banser, Rida, yang terjadi di Cipondoh, Tangerang, beberapa waktu lalu. Bahar Smith menyebut peristiwa ini sebagai pelajaran berharga. Pernyataan ini disampaikan Bahar melalui sebuah rekaman video yang diterima wartawan pada Rabu (11/2/2026). Dalam video tersebut, Bahar Smith tampak didampingi beberapa rekannya. […]

expand_less