Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » ‘Hanya Di RI Ternyata Sebutan ‘IMLEK’ Itu

‘Hanya Di RI Ternyata Sebutan ‘IMLEK’ Itu

  • account_circle Banten Reporter
  • calendar_month 16 jam yang lalu
  • visibility 12
  • comment 0 komentar

Jakarta– Perayaan Tahun Baru China di Indonesia lebih dikenal dengan sebutan Imlek. Namun, tidak banyak yang sadar bahwa istilah “Imlek” sebenarnya hanya digunakan di Indonesia. Di China sendiri, perayaan tersebut tidak disebut dengan nama “Imlek”.

Perbedaan istilah tersebut bukan sekadar soal bahasa atau budaya, melainkan juga berkaitan dengan dinamika politik di Indonesia pada masa lalu. Pada era Orde Baru, pemerintah membatasi berbagai hal yang berbau Tionghoa, termasuk perayaan budaya.

Sebagai gambaran, pada masa pemerintahan Presiden Soeharto, perayaan Tahun Baru China sempat dilarang. Kebijakan ini dilatarbelakangi sikap pemerintah yang sangat anti-komunisme, sementara China saat itu identik dengan ideologi tersebut. Pemerintah menilai ekspresi budaya Tionghoa berpotensi mengganggu ideologi Pancasila, sehingga perayaannya pun dibatasi.

Pelarangan itu diatur dalam Instruksi Presiden No. 14 tahun 1967 tentang Agama, Kepercayaan, dan Adat Istiadat China. Intinya, aturan tersebut melarang apapun yang berbau China bebas disuarakan di Indonesia. Mulai dari penggunaan bahasa Mandarin, lagu-lagu, hingga perayaan Tahun Baru China.

Merujuk Siew-Min Sai dan Chang-Yau Hoon dalam Chinese Indonesians Reassessed (2013), pelarangan Tahun Baru China juga masuk ke dalam ranah penamaan. Di China, perayaan ini lazim disebut Sin Cia yang diambil dari bahasa Mandarin.

Namun, akibat pemerintah Soeharto fobia sesuatu berbau China, maka pemerintah mengubah nama perayaan tersebut. Akhirnya tercipta istilah Imlek. Kata tersebut lahir dari dialek Hokkien. Dalam dialek Hokkien, Imlek (阴历, dibaca im-le̍k) terdiri atas dua suku kata, di mana im berarti ‘bulan’ dan lek berarti ‘penanggalan’.

Dari situ, arti Imlek adalah ‘kalender bulan’. Atas dasar ini, kata ‘Imlek’ hanya ada di Indonesia. Tentu saja, eksistensi kata tersebut bersamaan dengan terbatasnya ruang ekspresi perayaan.

Di masa Orde Baru, masyarakat Tionghoa tak lagi bisa melakukan Tahun Baru China secara bebas. Jika ingin tetap merayakan Imlek, mereka harus diam-diam melakukannya. Tentu, itu dilakukan tanpa diberi hari libur seperti sekarang.

Beruntung aturan diskriminasi tersebut berakhir saat Orde Baru runtuh. Di awal reformasi, Presiden B.J Habibie dan Presiden Abdurrahman Wahid mengeluarkan aturan yang mencabut seluruh aturan diskriminasi terhadap etnis Tionghoa yang dikeluarkan Soeharto.

Orang Tionghoa bisa mengekspresikan kembali kebudayaannya secara bebas, termasuk juga perayaan Tahun Baru Imlek. Meski begitu, diskriminasi terhadap orang Tionghoa tidak serta merta hilang begitu saja karena sudah telanjur mengakar.

  • Penulis: Banten Reporter

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berbagi Pengalaman, Lapas Kelas 1 Tangerang Terima Kunjungan Studi Tiru Paving Blok dari Nusakambangan

    Berbagi Pengalaman, Lapas Kelas 1 Tangerang Terima Kunjungan Studi Tiru Paving Blok dari Nusakambangan

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Tangerang, bantenpost.net-Lapas Kelas I Tangerang menerima kunjungan studi tiru Paving Blok dari Lapas Kelas IIA Karanganyar Nusakambangan, Rabu, 15 Oktober 2025. Kegiatan itu dalam rangka pembelajaran dan pengembangan kegiatan kerja Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di bidang produksi paving blok. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antar Lapas dalam mendukung program pembinaan kemandirian, sekaligus […]

  • Toyota Akhirnya Rilis Highlander 2027, SUV Listrik 3 Baris dengan Jarak Tempuh hingga 515 Km photo_camera 3

    Toyota Akhirnya Rilis Highlander 2027, SUV Listrik 3 Baris dengan Jarak Tempuh hingga 515 Km

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 43
    • 0Komentar

    JAKARTA – Toyota resmi memperkenalkan Highlander 2027 sebagai generasi terbaru dari salah satu SUV terlarisnya di Amerika Serikat (AS). Berbeda dari model sebelumnya, Highlander kini sepenuhnya bertransformasi menjadi mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV). Model ini memadukan desain modern, performa bertenaga, serta fungsionalitas khas kendaraan keluarga. Langkah Toyota memperkenalkan Highlander yang full electric […]

  • U.S. 2024 Election Developments: Key Race and What They Mean

    U.S. 2024 Election Developments: Key Race and What They Mean

    • calendar_month Jum, 10 Mei 2024
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Set up a WordPress site instantly with InstaWP & TemplateSpare!

  • Babak Baru Kasus Hotel Sultan

    Babak Baru Kasus Hotel Sultan

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Jakarta – Proses hukum terkait pengosongan lahan eks Hak Guna Bangunan (HGB) Hotel Sultan memasuki babak baru. Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mulai menjalankan tahapan resmi eksekusi setelah sebelumnya berbagai proses administratif dan hukum berjalan cukup panjang. Pemerintah menegaskan bahwa seluruh langkah dilakukan sesuai prosedur peradilan yang berlaku. “Hari ini, 9 Februari 2026, informasi yang kami peroleh […]

  • 1.100 tabung gas elpiji 3 kilo.Dittipidter Bongkar Sindikat Penyelewengan Gas Subsidi

    1.100 tabung gas elpiji 3 kilo.Dittipidter Bongkar Sindikat Penyelewengan Gas Subsidi

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Jakart JAKARTA-Direktorat Tindak Pidana Tertentu ( Dittipidter ) Bareskrim Polri, mengungkap 2 (dua) sindikat besar penyalahgunaan gas bersubsidi di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Timur. Adapun total kerugian Negara dari 2 (dua) kasus penyelewengan gas itu mencapai Rp16,8 miliar. Adapun pengungkapan sindikat penyelewengan ini dibongkar polisi di daerah Jakarta Utara dan Jakarta Timur. Dari 2 […]

  • Seleksi Siswa Baru SMA/SMK di Banten Sediakan Pilihan Sekolah Gtatis

    Seleksi Siswa Baru SMA/SMK di Banten Sediakan Pilihan Sekolah Gtatis

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Banten- Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan memasukkan pilihan sekolah swasta gratis pada sistem seleksi penerimaan siswa baru (SPMB) di tingkat SMA/SMK/SKh. Bagi siswa yang tidak diterima di sekolah negeri, mereka bisa langsung dialihkan ke sekolah swasta gratis. “Sistem yang nanti kita siapkan, di mana saat mendaftar ada pilihan sekolah swastanya. Pilihan sekolah swasta ini […]

expand_less