Breaking News
light_mode
Beranda » Banten » Jalanan berlubang di sejumlah wilayah Banten

Jalanan berlubang di sejumlah wilayah Banten

  • account_circle Banten Reporter
  • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
  • visibility 96
  • comment 0 komentar

 

Banten-Jalanan berlubang di sejumlah wilayah Banten kembali memakan korban. Di Flyover Ciputat, Tangerang Selatan, beberapa pengendara motor dilaporkan terjatuh saat melintasi lubang di tengah hujan. Di Jalan Ciledug Raya dekat Bates Kreo, kecelakaan berulang terjadi akibat aspal rusak yang tak kunjung diperbaiki. Bahkan di ruas Tol Tangerang–Merak, pengelola sempat menyampaikan permintaan maaf atas kondisi jalan berlubang yang disebut dipicu cuaca ekstrem dan beban kendaraan berat. Di wilayah Serang, kondisi serupa terlihat di Jalan Raya Kragilan–Cikande yang rusaknya dinilai membahayakan terutama pada malam hari dan saat hujan. Jalan Serang–Pandeglang tercatat memiliki banyak lubang dengan kedalaman antara 1 hingga 7 sentimeter. Di kawasan Lampu Merah Boru, Curug, jalan becek dan berlubang kerap menyebabkan kendaraan tergelincir. Sementara di Jalan Empat Lima, terdapat ratusan titik lubang, bahkan ada yang berdiameter hingga dua meter

Pandeglang pun tak luput. Akses Saketi–Pandeglang, khususnya di sekitar Pasar Saketi, mengalami kerusakan parah. Di pusat kota Pandeglang, sekitar alun-alun, jalan rusak dilaporkan memicu kecelakaan. Di kawasan perumahan seperti Citra Gading, Cipocok Jaya, hingga Kompleks Taman Pesona Sitauan, Taktakan, jalan rusak dan tergenang dikeluhkan warga karena tak kunjung diperbaiki. Masalah ini mungkin tampak teknis, seperti soal aspal dan drainase. Namun dalam perspektif politik, jalan berlubang adalah simbol paling nyata dari kualitas negara dalam memenuhi kontrak sosialnya dengan warga.

Dalam Teori John Locke, negara lahir dari kontrak sosial: warga menyerahkan sebagian haknya untuk memperoleh perlindungan dan jaminan keamanan. Infrastruktur dasar seperti jalan raya termasuk dalam kewajiban paling elementer tersebut. Jalan bukan hanya hamparan aspal. Ia adalah jalur distribusi ekonomi, akses pendidikan, dan konektivitas sosial. Ketika jalan rusak dibiarkan berbulan-bulan, yang terganggu bukan hanya kendaraan, tetapi hak warga untuk bergerak secara aman dan produktif. Lubang di jalan pada akhirnya menjadi metafora dari retaknya relasi antara pemerintah dan rakyatnya.

  • Penulis: Banten Reporter

Rekomendasi Untuk Anda

  • Badai cedera Ganggu Persiapan Korsel Menuju Piala Dunia

    Badai cedera Ganggu Persiapan Korsel Menuju Piala Dunia

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Korea– Timnas Korea Selatan, Hong Myung-bo menghadapi situasi tak enak di tengah persiapan menuju Piala Dunia 2026. Badai cedera terus berdatangan dalam beberapa bulan terakhir. Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) telah mengagendakan dua pertandingan uji coba pada akhir Maret 2026. Tim berjuluk Taegeuk Warriors akan menghadapi Pantai Gading di Inggris, dan melawat ke markas […]

  • Inilah Gudang Pestisida Yang Cemari Cisadane photo_camera 2

    Inilah Gudang Pestisida Yang Cemari Cisadane

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 102
    • 0Komentar

      Tangerang Selatan – Gudang pestisida di Setu, Tangerang Selatan, terbakar hingga membuat Sungai Cisadane tercemar. Kini gudang tersebut diberi garis polisi.  

  • Kemenag Lebak Gelar Manasik Haji Terintegrasi, 745 CJH Siap Berangkat ke Tanah Suci Mei 2026

    Kemenag Lebak Gelar Manasik Haji Terintegrasi, 745 CJH Siap Berangkat ke Tanah Suci Mei 2026

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 98
    • 0Komentar

      LEBAK – Kementerian Agama Kabupaten Lebak menggelar kegiatan manasik haji terintegrasi tingkat kabupaten bagi Calon Jemaah Haji (CJH). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Latanza Mashiro, Rangkasbitung, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Rabu (11/2/2026). Sebanyak 745 calon jemaah haji mengikuti manasik tersebut. Mereka dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada Mei 2026 dan terbagi dalam dua kelompok terbang […]

  • Middle East Peace Talks Progress: What Recent Negotiations Achieve

    Middle East Peace Talks Progress: What Recent Negotiations Achieve

    • calendar_month Jum, 10 Mei 2024
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Build Your Website in Minutes with One-Click Import – No Coding Hassle!

  • 1.100 tabung gas elpiji 3 kilo.Dittipidter Bongkar Sindikat Penyelewengan Gas Subsidi

    1.100 tabung gas elpiji 3 kilo.Dittipidter Bongkar Sindikat Penyelewengan Gas Subsidi

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Jakart JAKARTA-Direktorat Tindak Pidana Tertentu ( Dittipidter ) Bareskrim Polri, mengungkap 2 (dua) sindikat besar penyalahgunaan gas bersubsidi di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Timur. Adapun total kerugian Negara dari 2 (dua) kasus penyelewengan gas itu mencapai Rp16,8 miliar. Adapun pengungkapan sindikat penyelewengan ini dibongkar polisi di daerah Jakarta Utara dan Jakarta Timur. Dari 2 […]

  • Wali kota Tangerang Bantah Isu Tentang Revisi Perda 7 dan 8 Tahun 2005

    Wali kota Tangerang Bantah Isu Tentang Revisi Perda 7 dan 8 Tahun 2005

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Wali Kota Tangerang, Sachrudin, membantah adanya isu Pemerintah Kota Tangerang akan melonggarkan atau merevisi Peraturan daerah (Perda) Nomor 7/2005 tentang Larangan Peredaran Miras dan Perda 8/2005 tentang Larangan Pelacuran. Sachrudin menegaskan, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi terkait revisi Perda 7 dan 8/2005. Ia menilai kedua perda tersebut sudah cukup kuat dan masih relevan […]

expand_less