Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Sunyinya Proyek Jalan Senilai Rp70 M di Mempawah, KPK Diingatkan Jangan Bermain Ikan Kecil

Sunyinya Proyek Jalan Senilai Rp70 M di Mempawah, KPK Diingatkan Jangan Bermain Ikan Kecil

  • account_circle Banten Reporter
  • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
  • visibility 375
  • comment 0 komentar

Pontianak- Dua perusahaan pemenang tender proyek peningkatan ruas jalan di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat senilai Rp70 miliar perlu diaudit dan tidak transparan. Proyek ini dialokasikan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mempawah di tahun 2015. Berdasarkan situs AHU, kedua perusahaan ini belum melaporkan siapa pemilik manfaatnya.

Kedua perusahaan yang memenangkan proyek peningkatan dua ruas jalan di Kabupaten Mempawah tak lain PT Rajawali Sakti Kalbar dan PT Adhitama Borneo Prima. PT Rajawali Sakti Kalbar mendapatkan proyek peningkatan Jalan Sebukit Rama–Sei Sederam dengan nilai kontrak sebesar Rp23,09 miliar.

Direktur dari PT Adhitama Borneo Prima diketahui berinisial LK. Dalam proses penyelidikan, KPK telah menggeledah 16 lokasi, memeriksa puluhan saksi dan menetapkan tiga orang tersangka. Salah satu saksi yang diperiksa KPK, ada seorang terpidana kasus korupsi dan pencucian uang proyek BP2TD Mempawah yang mewakili PT Rajawali Sakti Kalbar. Narapidana yang menjadi perwakilan itu tak lain, Erry Iriansyah.

Anehnya, setelah 10 tahun berlalu hingga pertengahan Mei 2025, belum ada perkembangan signifikan terkait penambahan tersangka baru. Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, menyoroti lambatnya penanganan kasus ini oleh KPK.

Ia menyebut aneh jika hanya tiga tersangka yang ditetapkan, padahal proyek senilai puluhan miliar rupiah ini melibatkan banyak pihak.

“Masa sampai sekarang hanya tiga tersangka? Jangan-jangan kasus ini sengaja diperlambat dan akhirnya macet di tangan KPK,” ujar Uchok dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 22 Mei.

Uchok juga mendesak KPK agar segera menelusuri aliran dana korupsi dari proyek tersebut dan memeriksa kemungkinan keterlibatan pejabat tinggi di lingkungan Pemkab Mempawah. Ia juga mengingatkan agar KPK tidak bermain dengan hanya menangkap ikan kecil namun takut mengungkap dalang utama yang telah merugikan negara puluhan miliar.

“Jangan sampai KPK terlihat menyembunyikan keterlibatan pejabat besar. Sudah saatnya mereka juga ditetapkan sebagai tersangka,” tegasnya.

  • Penulis: Banten Reporter

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Intan Simbolis Serahkan 334 SK Kenaikan Pangkat dan 39 SK Pensiun

    Wabup Intan Simbolis Serahkan 334 SK Kenaikan Pangkat dan 39 SK Pensiun

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Tigaraksa –Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menyerahan secara simbolis Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat sebanyak 334 Pegawai Negeri Sipil Periode Maret 2026 serta SK Pemberhentian dan Pelepasan 39 orang PNS yang memasuki masa pensiun, Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Maret 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Wakil Bupati Tangerang, Senin (9/2/26),  Pada […]

  • Cemari Cisadane Mentri LH Akan Gugat Gudang Pestisida

    Cemari Cisadane Mentri LH Akan Gugat Gudang Pestisida

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 87
    • 0Komentar

      Tangsel – Kebakaran gudang milik PT Biotek Saranatama berbuntut panjang setelah cairan pestisida mengalir ke Sungai Jeletreng, anak sungai Cisadane, di Tangerang Selatan. Menteri Lingkungan Hidup (LH) Faisol Hanif Nurofiq akan menggugat gudang tersebut karena pestisida yang mencemari sungai. “Kemudian dari sisi perdatanya kita akan ambil sebagaimana dimaksud di dalam Pasal 87 dan 90 […]

  • Middle East Peace Talks Progress: What Recent Negotiations Achieve

    Middle East Peace Talks Progress: What Recent Negotiations Achieve

    • calendar_month Jum, 10 Mei 2024
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Build Your Website in Minutes with One-Click Import – No Coding Hassle!

  • Polres Majalengka Ungkap Kasus Dugaan Perkosaan Anak di Talaga, Tersangka Dijerat Pasal Berlapis

    Polres Majalengka Ungkap Kasus Dugaan Perkosaan Anak di Talaga, Tersangka Dijerat Pasal Berlapis

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 75
    • 0Komentar

    MAJALENGKA – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Majalengka mengungkap dugaan kasus perkosaan terhadap anak di bawah umur di Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi melalui Kasat Reskrim AKP Udiyanto mengatakan, korban merupakan seorang anak perempuan yang diduga mengalami kekerasan seksual berulang sejak pertengahan Februari 2025. Tersangka dalam kasus ini berinisial […]

  • Untuk Tutupi Defisit Pemprov Datangkan Ikan Dari Cirebon

    Untuk Tutupi Defisit Pemprov Datangkan Ikan Dari Cirebon

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 85
    • 0Komentar

      SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menutup defisit ikan dengan mendatangkan pasokan dari luar daerah, seperti Cirebon dan kawasan Pantai Selatan. Hal itu menyusul produksi lokal yang belum mampu memenuhi kebutuhan 500 ribu ton per tahun. “Yang jelas (pasokan-red) kita ada dari kita sendiri dan dari Cirebon biasanya. Dari daerah Pantai-pantai Selatan juga masuk ke […]

  • Dugaan Korupsi Bansos DKI Rp2,85 Triliun Bikin Heboh

    Dugaan Korupsi Bansos DKI Rp2,85 Triliun Bikin Heboh

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 394
    • 0Komentar

    JAKARTA – Bau busuk dugaan korupsi bansos senilai Rp2,85 triliun mencuat tajam ke permukaan. Ketua Umum Kaukus Muda Anti Korupsi (KAMAKSI), Joko “Jojo” Priyoski, melontarkan desakan keras kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengobrak-abrik kasus pengadaan bantuan sosial DKI Jakarta tahun anggaran 2020. Menurut Jojo, skandal jumbo ini diduga menyeret nama-nama […]

expand_less