Terseret Kasus Predator Seks Epstein, Dubes Norwegia untuk Yordania dan Irak Mundur
- account_circle Banten Reporter
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar

JAKARTA – Duta Besar (Dubes) Norwegia untuk Yordania dan Irak, Mona Juul, mengundurkan diri setelah namanya terdapat dalam dokumen terbaru mendiang terpidana kasus predator seks AS, Jeffrey Epstein.
“Ini adalah keputusan yang tepat dan perlu… Kontak Juul dengan pelaku kejahatan yang dihukum, Epstein, telah menunjukkan kesalahan penilaian yang serius,” kata Menteri Luar Negeri Norwegia, Espen Barth Eide dalam sebuah pernyataan dikutip dari AFP.
Kementerian Luar Negeri Norwegia menyebutkan Mona Juul termasuk di antara beberapa tokoh Norwegia terkemuka yang terseret dalam dokumen Epstein, telah memainkan peran kunci dalam negosiasi rahasia Israel-Palestina berujung pada Perjanjian Oslo pada awal tahun 1990-an.
Menurut media Norwegia, Epstein dalam wasiatnya meninggalkan USD10 juta kepada dua anak Juul hasil pernikahan dengan suaminya yang juga diplomat dan perantara perundingan Oslo, Terje Rod-Larsen,
Eide mengatakan bahwa kementerian akan terus mengadakan pembicaraan dengan Juul selama peninjauan untuk menentukan sejauh mana hubungan mereka.
“Penting untuk memahami ruang lingkup kontak yang dia, sebagai karyawan Kementerian Luar Negeri, miliki dengan Epstein,” katanya.
Ia menambahkan, untuk sementara waktu Kedutaan Yordania akan dipimpin oleh wakil duta besar sampai utusan baru ditunjuk.
Lingkaran politik dan Kerajaan Norwegia banyak yang terseret ke dalam kasus terpidana kasus predator seks AS, Jeffrey Epstein, yang meninggal pada awal tahun 1990-an dalam penjara.
Tokoh tersebut termasuk CEO Forum Ekonomi Dunia Borge Brende, dan mantan Perdana Menteri Norwegia Thorbjorn Jagland, yang sedang diselidiki atas kasus “korupsi berat.”
Putri Mahkota Norwegia Mette-Marit juga berada di bawah pengawasan karena hubungannya dengan Epstein. Marit pada Jumat pekan lalu mengatakan “sangat menyesal.”
- Penulis: Banten Reporter





