Xiaomi SU7 Facelift
- account_circle Banten Reporter
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 9
- comment 0 komentar

JAKARTA – Xiaomi SU7 terbaru akhirnya muncul di dealer resmi dan tak sekadar dipamerkan. Pabrikan teknologi asal China itu sekaligus membuka pemesanan awal (pre-order) untuk sedan listrik andalannya.
Sejumlah pembaruan disematkan, mulai dari tampilan luar hingga teknologi, dengan harga yang kini juga sudah terungkap. Dilansir dari Carnewschina, Jumat, 13 Februari, Xiaomi memberikan sentuhan baru pada sektor eksterior SU7 yang dipamerkan di China.
Bagian depan mengalami revisi melalui desain gril anyar, dengan posisi millimeter-wave radar yang kini ditempatkan tepat di tengah. Meski demikian, identitas lampu utama “Waterdrop Headlights” tetap dipertahankan sebagai ciri khas.
Sorotan lain datang dari kehadiran warna baru bernama Capri Blue. Bukan sekadar biru biasa, warna ini memadukan basis cyan dengan pigmen nano-cobalt blue yang memunculkan kesan elegan sekaligus sporty.
Dari sisi samping, garis fastback yang aerodinamis masih dipertahankan, namun kini dipadu pelek 20 inci berdesain baru dengan kaliper rem merah yang mencuri perhatian. Seluruh varian SU7 juga telah dibekali ban staggered, dengan ukuran 245 mm di depan dan 265 mm di belakang.
Untuk menunjang performa pengereman, Xiaomi menyematkan kaliper tetap empat piston di roda depan agar respons pengereman lebih optimal. Masuk ke interior, Xiaomi menghadirkan nuansa baru lewat pilihan warna Dark Night Black.
Desain sub-instrumen panel dan setir kemudi turut dirombak, sementara detail jahitan pada panel pintu dan jok dibuat lebih segar untuk meningkatkan kesan premium di dalam kabin. Dari sisi teknologi, Xiaomi SU7 sudah dilengkapi LiDAR dan 4D Millimeter-wave Radar di seluruh varian.
Mobil listrik ini juga dibekali chip flagship dengan kemampuan komputasi hingga 700 TOPS, serta active retractable electric rear spoiler yang dapat bergerak otomatis sesuai kebutuhan. Xiaomi SU7 ditawarkan dalam tiga varian, yakni Standard, Pro, dan Max, yang sama-sama mengusung motor listrik terbaru V6s Plus.
Varian Standard dibekali baterai 73 kWh dengan platform 752V dan jarak tempuh hingga 720 km. Varian Pro mengusung baterai 96,3 kWh pada platform yang sama, dengan klaim jarak tempuh mencapai 902 km. Sementara varian Max menggunakan baterai 101,7 kWh berplatform 897V dengan jangkauan hingga 835 km.
Untuk pasar China, Xiaomi SU7 dipasarkan dengan estimasi harga mulai 229.900 yuan hingga 309.900 yuan, atau setara sekitar Rp510 juta sampai Rp690 juta. Xiaomi menjadwalkan peluncuran resminya pada Maret mendatang.
Sementara itu, CEO Xiaomi Lei Jun, mengumumkan bahwa produksi SU7 generasi pertama telah resmi berakhir dengan adanya model baru ini. SU7 generasi pertama, yang mulai dikirimkan pada April 2024, telah mencapai kesuksesan luar biasa di pasar kendaraan listrik China.
Lei Jun mengkonfirmasi bahwa total pengiriman melebihi 381.000 unit dalam waktu kurang dari dua tahun produksi. Angka ini termasuk sekitar 130.000 kendaraan yang dikirimkan dalam sembilan bulan pertama tahun 2024, diikuti oleh sekitar 258.000 unit sepanjang tahun 2025.
Keberhasilan SU7 generasi pertama dikaitkan dengan penetapan harga yang strategis, spesifikasi performa tinggi, dan sinergi dengan ekosistem produk dan layanan Xiaomi yang lebih luas, menjadikannya fenomena di pasar sedan listrik.
- Penulis: Banten Reporter





