Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Gaji PPPK Cianjur Rp 300 Ribu, Ribuan Guru Tolak Tanda Tangan Kontrak

Gaji PPPK Cianjur Rp 300 Ribu, Ribuan Guru Tolak Tanda Tangan Kontrak

  • account_circle Banten Reporter
  • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
  • visibility 78
  • comment 0 komentar

Cianjur – Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru di Kabupaten Cianjur menolak menandatangani kontrak kerja. Pasalnya, mereka keberatan dengan gaji yang hanya Rp 300 ribu per bulan. Bahkan, nominal tersebut dinilai lebih rendah dibandingkan upah saat masih menjadi honorer.
UR, tenaga kependidikan di Kecamatan Takokak, mengatakan para guru dan pegawai teknis di lingkungan pendidikan sudah dua kali mendapatkan kontrak kerja sebagai PPPK paruh waktu.

Pada kontrak pertama, tidak tercantum nominal gaji. Sementara itu, pada kontrak kedua dicantumkan gaji sebesar Rp 300 ribu untuk guru, dan Rp 500 ribu untuk pegawai teknis.

“Begitu di kontrak kedua muncul nominal hanya Rp 300 ribu gaji kami, tentu kaget. Nilainya sangat kecil. Langsung heboh di kalangan PPPK paruh waktu,” kata dia, Sabtu (7/2/2026).

Menurut dia, nominal tersebut bahkan turun dari gajinya ketika masih menjadi tenaga honorer.

“Kalau honorer yang sudah beberapa tahun bekerja gajinya Rp 750 ribu sampai Rp 1 juta per bulan. Bahkan ada yang lebih dari Rp 1 juta yang sudah mengabdi puluhan tahun. Sekarang tiba-tiba jadi Rp 300 ribu. Status memang jadi jelas, tapi gaji tidak layak,” kata dia.

Ketua Forum Guru dan Tenaga Pendidikan Nasional Kabupaten Cianjur Edwin Solehudin mengatakan, pasca-terbitnya surat kontrak tersebut, para guru dan tenaga teknis di lingkungan pendidikan ramai-ramai menolak menandatangani kontrak.

“Sebagian besar menolak untuk tandatangan. Karena nilai gajinya yang sangat rendah. Bahkan dari pusat kan arahannya disesuaikan dengan nilai gaji saat honorer, tapi ini ada yang setengahnya bahkan ada yang turun 80 persen dari pendapatan sebelumnya sebagai honorer,” kata dia.

Menurut dia, ribuan guru dan tenaga kependidikan akan menggelar aksi ke gedung DPRD Cianjur pekan depan untuk mempertanyakan nilai gaji tersebut.

“Kami akan berkomunikasi dulu dengan dinas terkait, memastikan nilai gaji. Selain itu, lebih kurang 2.500 guru juga akan mendatangi gedung DPRD Cianjur untuk menyampaikan aspirasi terkait gaji yang hanya Rp 300 ribu dan Rp 500 ribu tersebut,” kata dia.

  • Penulis: Banten Reporter

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jabat Komisaris di 12 Perusahaan, KepalaKPP Banjarmasin di Tangkap

    Jabat Komisaris di 12 Perusahaan, KepalaKPP Banjarmasin di Tangkap

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 92
    • 0Komentar

    JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Mulyono, tercatat menjabat sebagai komisaris di 12 perusahaan. Temuan ini muncul seiring penetapan Mulyono sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengaturan restitusi pajak. Juru bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, fakta rangkap jabatan tersebut akan dilihat dari sisi etik dan kepatuhan internal Kementerian Keuangan. Selain […]

  • Jemaah Umrah Sebentar Lagi Bisa Check-In dan Urus Paspor Langsung di Asrama Haji

    Jemaah Umrah Sebentar Lagi Bisa Check-In dan Urus Paspor Langsung di Asrama Haji

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 101
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melakukan terobosan besar dengan mentransformasi fungsi asrama haji. Tidak sekadar tempat menginap, asrama haji kini diproyeksikan menjadi pusat ekosistem ekonomi serta One Stop Services (OSS) bagi jemaah umrah. Langkah strategis ini merupakan hasil kolaborasi antara Kemenhaj, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta maskapai Garuda Indonesia. Tujuannya jelas: memberikan efisiensi […]

  • TNG BOXSPAR 2026 Sukses Digelar di Kota Tangerang,

    TNG BOXSPAR 2026 Sukses Digelar di Kota Tangerang,

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Tangerang Boxing Sparring (TNG BOXSPAR) sukses membangkitkan gairah olahraga tinju di Kota Tangerang. Perdana kali diselenggarakan, TNG BOXSPAR diramaikan puluhan petinju muda berbakat dari berbagai daerah, baik dari dalam maupun luar Kota Tangerang. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang menuturkan, Dispora Kota Tangerang mengapresiasi kesuksesan TNG BOXSPAR yang diselenggarakan Rudi’s Camp Periuk […]

  • Aktivitas terlarang empat pria di ruang tamu sebuah rumah di Kelurahan Dadap

    Aktivitas terlarang empat pria di ruang tamu sebuah rumah di Kelurahan Dadap

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 259
    • 0Komentar

     Tangerang  – Aktivitas terlarang empat pria di ruang tamu sebuah rumah di Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, berhasil dipergoki Unit Reskrim Polsek Pakuhaji, Kamis, 23 Oktober 2025. Keempat pria itu masing-masing  T alias Yono,  M alias Imi, ST, dan U. Mereka kini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Pakuhaji. Menurut Kapolsek Pakuhaji, AKP Rokhmatulloh, […]

  • Dua ASN di Banten Diduga Terlibat Konten Pornografi Via Telegram

    Dua ASN di Banten Diduga Terlibat Konten Pornografi Via Telegram

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 84
    • 0Komentar

    SERANG– Sebanyak empat terdakwa dalam perkara pembuatan dan penyebaran konten pornografi bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Serang. Dua diantaranya, merupakan aparatur sipil negara (ASN) di Banten. Diketahui, aksi itu bermula dari aktivitas sebuah grup Telegram yang digunakan terdakwa sebagai sarana unggahan video syur yang dilakukan secara bersama-sama. Merujuk pada Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan […]

  • Keluarga Pasien RSUD Sekayu Bantah Isu Mengaku Kerabat Bupati Musi Banyuasin Palembang

    Keluarga Pasien RSUD Sekayu Bantah Isu Mengaku Kerabat Bupati Musi Banyuasin Palembang

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 352
    • 0Komentar

      Tangerang, bantenpost.net-Menanggapi pemberitaan dan isu yang beredar terkait kejadian viral di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Palembang, keluarga pasien dengan tegas membantah isu yang menyebutkan bahwa mereka mengaku sebagai kerabat Bupati Musi Banyuasin (Muba) Palembang, Toha Tohet. Perwakilan keluarga pasien, Ismet Saputra Wijaya, menyampaikan klarifikasi bahwa mereka tidak pernah […]

expand_less