Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Eks Kapolsek dan 2 Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan ke Propam Mabes Polri

Eks Kapolsek dan 2 Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan ke Propam Mabes Polri

  • account_circle Banten Reporter
  • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
  • visibility 149
  • comment 0 komentar

Bantenpost.net-Jakarta,Kuasa hukum dari Ng Kim Tjoa, Julianus Halawa melaporkan Kapolsek, Eks Kapolsek dan dua anggota Polsek Danau Paris, Aceh Singkil ke Divisi Propam Mabes Polri, Senin (12/1/2026).

Laporan terkait surat tanda bukti lapor kematian istri Ng Kim yakni Yuliana akibat dipatuk ular pada 12 September 2024 lalu, tidak teregister di Polsek tersebut.

Julianus menerangkan kliennya mengajukan pelaporan pada 25 Februari 2025 lalu, dalam rangka memenuhi persyaratan klaim yang diminta perusahaan asuransi. Kliennya datang bersama saksi-saksi ke Polsek dan kemudian diberikan dokumen berupa Surat Keterangan Tanda Bukti Lapor (SKTBL) Nomor: SKTBL/10/IX/2024/SPKT/POLSEK DANAU PARIS tertanggal 12 September 2024 (sesuai waktu kematian Yuliana).

Namun demikian surat yang diserahkan ke pihak asuransi tersebut dianggap palsu, dengan alasan tidak terdaftar dalam administrasi Polsek Danau Paris. Dan itu kata Julianus menjadi dasar Ng Kim Tjoa dilaporkan oleh perusahaan ke Polda Metro Jaya.

“Beberapa bulan kemudian yang surat didapat dari Polsek tersebut, klien kami dianggap memalsukan surat dan dilaporkan ke Polda Metro Jaya, kasusnya saat ini masih Lidik,” kata Julianus di Mabes Polri.

Lebih lanjut, Julianus bersama rekannya Eliadi Hulu mendampingi Ng Kim Tjoa ke Polsek Danau Paris, Senin (5/1/2026) kemarin. Kedatangan ke Polsek untuk meminta klarifikasi resmi terkait SKTBL yang dituding palsu oleh pihak asuransi. Hadir dalam pertemuan dari pihak Polsek Danau Paris, Iptu Rahman (Kapolsek), Aipda B Sembiring, Bripka Andi Syahputra serta beberapa personel lainnya

“Dari pertemuan tersebut keterangan klien kami, yang bersangkutan bertemu langsung dengan Aipda Sembiring serta Kapolsek sebelumnya Ipda Ardiansyah. Dan surat (SKTBL) tersebut langsung diberikan oleh Aipda Sembiring ke klien kami dan diakui oleh Aipda Sembiring bahwa dia pernah berkordinasi dengan Klien kami dalam pembuatan SKTBL tersebut,” bebernya.

Namun demikian, Kapolsek menyampaikan bahwa permintaan surat balasan atau konfirmasi secara resmi tertulis bahwa SKTBL yang dikeluarkan tidak dapat diberikan. Pasalnya, sebelum kedatangan Julianus bersama kliennya, pihak Polsek Danau Paris sudah terlebih dahulu membalas surat dari perusahaan asuransi yang menyatakan surat keterangan yang dimiliki oleh Ng Kim Tjoa tidak terdaftar dan tidak dikeluarkan oleh Polsek.

Menurut Julianus hal ini menimbulkan pertanyaan mendasar alasan SKTBL tersebut dinyatakan tidak terdaftar. Padahal secara faktual surat tersebut benar telah dikeluarkan. “Keadaan ini jelas menimbulkan kerugian sangat serius bagi klien kami selaku warga negara yang seharusnya memperoleh perlindungan hukum dari negara,” imbuhnya.

“Ini bukan hanya masalah nasib klien kami yang dilaporkan dengan ancaman enam tahun penjara, tetapi juga nasib banyak orang jika terjadi hal yang sama terhadap mereka karena ketidakprofesionalan pihak kepolisian,” tambahnya.

Atas ketidakprofesionalan Polsek Danau Paris, Julianus berujar kliennya mencari keadilan dengan mengajukan laporan dan pengaduan dalam upaya memperoleh perlindungan hukum kepada Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim.

“Keadaan ini telah menimbulkan ketidakpastian hukum, dan tekanan psikologis terhadap klien kami dan potensi pelanggaran hak asasi manusia,” tandasnya.

Dalam laporan ke Propam kata Julianus, ada dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh anggota Polsek Danau Paris. Adapun yang dilaporkan yakni Aipda B Sembiring, Ipda Ardiansyah selalu Kapolsek Danau Paris sebelumnya, Iptu Rahman Kapolsek yang saat ini menjabat dan Bripka Andi Syahputra serta beberapa personel lainnya.

“Kami juga akan bersurat kepada Tim Komisi Percepatan Reformasi Polri mengenai apa yang dialami oleh klien kami dan pekan depan akan memantau kembali atas laporan yang kami buat ke Propam,” ujar Julianus.

  • Penulis: Banten Reporter

Rekomendasi Untuk Anda

  • MUI mengukuhkan Kepengurusan Baru Masa Khidmat 2025-2030, Ini Daftarnya

    MUI mengukuhkan Kepengurusan Baru Masa Khidmat 2025-2030, Ini Daftarnya

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Majelis Ulama Indonesia (MUI) resmi mengukuhkan kepengurusan baru masa khidmat 2025-2030 dalam kegiatan pengukuhan dan ta’aruf pengurus yang digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2). Anwar Iskandar ditetapkan sebagai Ketua Umum MUI periode ini. Di hadapan Presiden Prabowo Subianto, Sekjen MUI Amirsyah Tambunan membacakan Surat Keputusan Dewan Pimpinan MUI Nomor Kep-01/MUI/II/2025. “Dewan Pimpinan Majelis […]

  • ‘Hanya Di RI Ternyata Sebutan ‘IMLEK’ Itu

    ‘Hanya Di RI Ternyata Sebutan ‘IMLEK’ Itu

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Jakarta– Perayaan Tahun Baru China di Indonesia lebih dikenal dengan sebutan Imlek. Namun, tidak banyak yang sadar bahwa istilah “Imlek” sebenarnya hanya digunakan di Indonesia. Di China sendiri, perayaan tersebut tidak disebut dengan nama “Imlek”. Perbedaan istilah tersebut bukan sekadar soal bahasa atau budaya, melainkan juga berkaitan dengan dinamika politik di Indonesia pada masa lalu. […]

  • Jalanan berlubang di sejumlah wilayah Banten

    Jalanan berlubang di sejumlah wilayah Banten

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 129
    • 0Komentar

      Banten-Jalanan berlubang di sejumlah wilayah Banten kembali memakan korban. Di Flyover Ciputat, Tangerang Selatan, beberapa pengendara motor dilaporkan terjatuh saat melintasi lubang di tengah hujan. Di Jalan Ciledug Raya dekat Bates Kreo, kecelakaan berulang terjadi akibat aspal rusak yang tak kunjung diperbaiki. Bahkan di ruas Tol Tangerang–Merak, pengelola sempat menyampaikan permintaan maaf atas kondisi […]

  • Disorot Publik! SMKN 2 Tangerang Dituding Tak Transparan Soal Seragam, Jawaban Kepsek ‘Pahamlah’, Bikin Netizen Geleng Kepala

    Disorot Publik! SMKN 2 Tangerang Dituding Tak Transparan Soal Seragam, Jawaban Kepsek ‘Pahamlah’, Bikin Netizen Geleng Kepala

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Tangerang, bantenpost.net-SMKN 2 Tangerang tengah menjadi buah bibir di jagat maya setelah mencuat dugaan praktik jual beli seragam sekolah tanpa kwitansi resmi. Masalah ini mencuri perhatian publik usai pernyataan kontroversial Kepala Sekolah kepada wartawan yang menanyakan soal transparansi pembayaran. Bukannya memberikan klarifikasi jelas, sang Kepala Sekolah justru menjawab singkat, “Pahamlah.” Pernyataan itu sontak memicu gelombang […]

  • Tangsel pelopor Pengolah sampah jadi Listrik

    Tangsel pelopor Pengolah sampah jadi Listrik

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 504
    • 0Komentar

    Bantenpost – Kota Tangerang Selatan atau Tangsel kini menjadi pelopor pengolah sampah jadi listrik dengan teknologi modern dan ramah lingkungan. Hal tersebut dipastikan, menyusul diserahkannya kontrak pembangunan Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) oleh Pemkot Tangsel kepada konsorsium pemenang tender, yakni Konsorsium IEH-CNTY (PT Indoplas Energi Hijau-China Tianying Inc). Penyerahan kontrak dilakukan langsung Wali Kota Tangsel, […]

  • Gempa Bumi Bermagnitudo 3.9 Kembali Guncang Melonguane, Sulawesi Utara

    Gempa Bumi Bermagnitudo 3.9 Kembali Guncang Melonguane, Sulawesi Utara

    • calendar_month Ming, 8 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Informasi gempa bumi hari ini, kali ini gempa mengguncang di wilayah Melonguane, Sulawesi Utara, hari ini, Minggu (8/2/26), BMKG menyebut, gempa ini guncang timur laut, Melonguane, Sulawesi Utara. Dalam rilis BMKG, gempa tersebut memiliki kekuatan magnitude 3.9. BMKG menginformasikan bahwa waktu terjadinya gempa sekitar pukul 14:56:58 WIB. Lokasi gempa ini berada di 4.97 Lintang Utara […]

expand_less