Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » 3 Pengasuh Ponpes di Gresik Ditahan terkait Kasus Dana Hibah Rp400 Juta

3 Pengasuh Ponpes di Gresik Ditahan terkait Kasus Dana Hibah Rp400 Juta

  • account_circle Banten Reporter
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 11
  • comment 0 komentar

 

GRESIK – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menahan tiga pengasuh pondok pesantren Al-Ibrahimi Manyar terkait dugaan korupsi dana hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur senilai Rp400 juta.

Dari tiga tersangka tersebut, dua orang langsung ditahan di Rutan Kelas IIB Cerme, Gresik, sementara satu tersangka lainnya menjalani tahanan rumah karena pertimbangan kondisi kesehatan.

Proses penahanan dilakukan usai ketiganya menjalani pemeriksaan intensif di ruang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik  Rabu (11/2/2026) malam.

Dua tersangka yang ditahan di rutan masing-masing berinisial Khoirul Atok Syah (RKA) dan Miftahul Rozi (MFR). Keduanya keluar dari ruang pemeriksaan dengan tangan diborgol dan langsung digiring petugas menuju mobil tahanan.

RKA dan MFR diketahui merupakan kakak beradik yang berperan sebagai pengasuh Ponpes Ushulul Hikmah Al-Ibrahimi. Sementara satu tersangka lain berinisial MR (Muhammad Zainul Rosyid) selaku pimpinan pondok pesantren, dikenakan status tahanan rumah.

Saat keluar dari ruang pemeriksaan, kondisi MR tampak lemas hingga harus dibopong petugas menuju kendaraan. Untuk memantau pergerakannya selama masa tahanan rumah, pihak kejaksaan memasang alat pendeteksi khusus (detection kit) di pergelangan kaki tersangka guna memastikan yang bersangkutan tidak meninggalkan kediaman.

Kasi Pidsus Kejari Gresik Alifin Nurahmana Wanda mengatakan, ketiga tersangka diduga menyalahgunakan dana hibah dengan cara mengalihkan peruntukan anggaran.

“Dana hibah Pemprov Jatim tahun 2019 yang seharusnya digunakan untuk pembangunan asrama, justru dialihkan untuk pembelian aset berupa tanah,” ujarnya.

Kasus ini bermula saat Ponpes Al-Ibrahimi menerima dana hibah dari Pemprov Jawa Timur pada tahun 2019 sebesar Rp400 juta yang seharusnya digunakan untuk pembangunan asrama putri.

 

  • Penulis: Banten Reporter

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gaji PPPK Cianjur Rp 300 Ribu, Ribuan Guru Tolak Tanda Tangan Kontrak

    Gaji PPPK Cianjur Rp 300 Ribu, Ribuan Guru Tolak Tanda Tangan Kontrak

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Cianjur – Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru di Kabupaten Cianjur menolak menandatangani kontrak kerja. Pasalnya, mereka keberatan dengan gaji yang hanya Rp 300 ribu per bulan. Bahkan, nominal tersebut dinilai lebih rendah dibandingkan upah saat masih menjadi honorer.UR, tenaga kependidikan di Kecamatan Takokak, mengatakan para guru dan pegawai teknis di lingkungan pendidikan sudah […]

  • Aktivitas terlarang empat pria di ruang tamu sebuah rumah di Kelurahan Dadap

    Aktivitas terlarang empat pria di ruang tamu sebuah rumah di Kelurahan Dadap

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 194
    • 0Komentar

     Tangerang  – Aktivitas terlarang empat pria di ruang tamu sebuah rumah di Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, berhasil dipergoki Unit Reskrim Polsek Pakuhaji, Kamis, 23 Oktober 2025. Keempat pria itu masing-masing  T alias Yono,  M alias Imi, ST, dan U. Mereka kini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Pakuhaji. Menurut Kapolsek Pakuhaji, AKP Rokhmatulloh, […]

  • Polres Majalengka Ungkap Kasus Dugaan Perkosaan Anak di Talaga, Tersangka Dijerat Pasal Berlapis

    Polres Majalengka Ungkap Kasus Dugaan Perkosaan Anak di Talaga, Tersangka Dijerat Pasal Berlapis

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 3
    • 0Komentar

    MAJALENGKA – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Majalengka mengungkap dugaan kasus perkosaan terhadap anak di bawah umur di Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi melalui Kasat Reskrim AKP Udiyanto mengatakan, korban merupakan seorang anak perempuan yang diduga mengalami kekerasan seksual berulang sejak pertengahan Februari 2025. Tersangka dalam kasus ini berinisial […]

  • IAI Sorot Marak Arsitek Asing Ilegal di Bali Layani WNA Bangun Vila

    IAI Sorot Marak Arsitek Asing Ilegal di Bali Layani WNA Bangun Vila

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Provinsi Bali menyoroti maraknya arsitek asing yang diduga bekerja secara ilegal di Bali. Fenomena ini menimbulkan keresahan di kalangan arsitek lokal yang sudah terdaftar resmi. Ketua IAI Bali, I Wayan Agus Novi Dharmawan, menyebutkan bahwa berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja Bali, hanya ada empat perusahaan arsitek asing yang memiliki izin […]

  • Mohamed Salah Dipastikan Tinggalkan Liverpool Pindah ke Al Ittihad

    Mohamed Salah Dipastikan Tinggalkan Liverpool Pindah ke Al Ittihad

    • calendar_month 9 jam yang lalu
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 7
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kabar pemain depan Mohamed Salah meninggalkan Liverpool bukan lagi sebuah rumor. Salah bakal pindah ke Al Ittihad dan kemungkinan menutup karier dengan bermain di Liga Pro Arab Saudi. Rencana yang tertunda saat Salah menolak tawaran menggiurkan dari Al Ittihad tiga tahun lampau. Saat itu, Al-Ittihad mengajukan harga yang cukup gila-gilaan, yaitu 150 juta […]

  • Badai cedera Ganggu Persiapan Korsel Menuju Piala Dunia

    Badai cedera Ganggu Persiapan Korsel Menuju Piala Dunia

    • calendar_month 15 jam yang lalu
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Korea– Timnas Korea Selatan, Hong Myung-bo menghadapi situasi tak enak di tengah persiapan menuju Piala Dunia 2026. Badai cedera terus berdatangan dalam beberapa bulan terakhir. Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) telah mengagendakan dua pertandingan uji coba pada akhir Maret 2026. Tim berjuluk Taegeuk Warriors akan menghadapi Pantai Gading di Inggris, dan melawat ke markas […]

expand_less