Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Kirim Surat ke Irwasum Polri, Roy Suryo Cs Minta Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Dihentikan

Kirim Surat ke Irwasum Polri, Roy Suryo Cs Minta Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Dihentikan

  • account_circle Banten Reporter
  • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
  • visibility 110
  • comment 0 komentar

 

JAKARTA – Roy Suryo , Rismon Hasiholan Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa mengirimkan surat kepada Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Pol Wahyu Widada. Surat tersebut berisikan permintaan penghentian penyidikan terhadap kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo ( Jokowi ). Surat tersebut dikirimkan oleh tim kuasa hukumnya pada hari Kamis (12/2/2026). Permintaan ini dilayangkan menyusul dikeluarkannya surat perintah penghentian penyidikan (SP3) kepada dua tersangka lainnya, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis.

“Kita mengajukan sebuah surat yang penting, yaitu harusnya kasus ini dihentikan penyidikannya karena dari awal sudah melanggar undang-undang, melanggar peraturan,” kata Refly Harun mewakili tim kuasa hukum dalam konferensi persnya di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jumat (13/2/2026)

Refly mengungkap alasan dilayangkannya surat permintaan ini karena mendapat ilham dari dua ahlinya yakni Din Syamsuddin dan mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno. 

Refly pun membacakan salah satu materi dalam surat permintaannya tersebut termuat terkait konsekuensi dicabutnya laporan polisi terhadap Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis adalah gugurnya laporan polisi secara keseluruhan terhadap para terlapor.

Refly pun membacakan salah satu materi dalam surat permintaannya tersebut termuat terkait konsekuensi dicabutnya laporan polisi terhadap Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis adalah gugurnya laporan polisi secara keseluruhan terhadap para terlapor. “Jadi yang ingin kami katakan adalah dengan dicabutnya, jadi pengeluaran SP3 ya terhadap Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis itu kan harus dimulai dengan pencabutan laporan LP terhadap beliau berdua. Padahal LP-nya itu satu bundle. Jadi kalau satu nomor perkara, kalau LP-nya dicabut maka otomatis semua gugur, kecuali kata Komjen Pol Oegroseno mantan Wakapolri kalau pencabutan itu karena meninggal dunia,” jelas Refly. Menurutnya, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis tidak meninggal dunia. “Sehingga, ketika LP terhadap dia dicabut maka enam lainnya harusnya gugur juga. Nah, ini yang kita katakan melanggar prosedur,” tuturnya.

  • Penulis: Banten Reporter

Rekomendasi Untuk Anda

  • Naik 11 Persen,Jumlah Pengguna Aktif Bulanan Spotify Capai 751 Juta,

    Naik 11 Persen,Jumlah Pengguna Aktif Bulanan Spotify Capai 751 Juta,

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 105
    • 0Komentar

    JAKARTA – Dalam laporan kinerja keuangan kuartal IV 2025, Spotify mengungkapkan bahwa jumlah pengguna aktif bulanannya meningkat 11% YoY (year on year) mencapai 751 juta pengguna. Selain itu, pelanggan Premium Spotify juga tumbuh 10% menjadi 290 juta, dengan total pendapatan perusahaan meningkat 13% secara tahunan menjadi 4,5 miliar euro, serta membukukan pendapatan operasional sebesar 701 […]

  • Oase Kedamaian Rumah tepi Sawah

    Oase Kedamaian Rumah tepi Sawah

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Di tengah hiruk pikuk kehidupan perkotaan yang serba cepat dan penuh tekanan, impian memiliki hunian yang tenang dan asri semakin menggelora di benak banyak orang. Rumah sederhana di tepi sawah hadir sebagai oase kedamaian, menawarkan perpaduan harmonis antara kesederhanaan, keindahan alam, dan kenyamanan modern. Desain rumah seperti ini tidak hanya memanjakan mata dengan pemandangan hijau […]

  • Banten Optimistis Menangi Pencalonan Tuan Rumah PON 2032

    Banten Optimistis Menangi Pencalonan Tuan Rumah PON 2032

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 102
    • 0Komentar

    SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten optimistis dapat memenangkan pencalonan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032 bersama Provinsi Lampung. Optimisme tersebut didukung kesiapan infrastruktur olahraga berstandar internasional serta kemudahan akses transportasi. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banten, Ahmad Syaukani, menegaskan bahwa Banten memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan provinsi lain, terutama dari sisi sarana […]

  • Diduga ‘Cincay’ Kejagung Harus Segera Panggil Direksi KAI Logistik dan Bos SLS Terkait Terminal Batu Bara Kramasan

    Diduga ‘Cincay’ Kejagung Harus Segera Panggil Direksi KAI Logistik dan Bos SLS Terkait Terminal Batu Bara Kramasan

    • calendar_month Rab, 4 Jun 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 749
    • 0Komentar

    JAKARTA – Polemik proyek terminal batu bara di Stasiun Kramasan, Sumatera Selatan, menyeret dua entitas besar: PT KAI Logistik dan PT Sentosa Laju Sejahtera (SLS). Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, secara tegas meminta Kejaksaan Agung turun tangan menyelidiki dugaan penyimpangan pemanfaatan aset negara milik PT KAI (Persero). Menurut Uchok, kerja […]

  • Lewat Money Changer Waka PN Depok Terima 2,5 M

    Lewat Money Changer Waka PN Depok Terima 2,5 M

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Jakarta – KPK telah menetapkan Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok, Bambang Setyawan, sebagai tersangka dugaan gratifikasi Rp 2,5 miliar. KPK mengungkap dugaan gratifikasi itu diterima Bambang lewat penukaran mata uang asing di money changer.“Nah ini kan juga menjadi modus baru ya. Uang masuk melalui perusahaan penukaran valuta asing, money changer gitu kan,” ujar juru […]

  • Menag Lepas kloter pertama Jemaah Haji

    Menag Lepas kloter pertama Jemaah Haji

    • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar melepas jemaah Haji 2025 kloter pertama. Nasaruddin mengingatkan para jemaah haji kloter pertama untuk menjaga energi agar tak sakit saat puncak haji. “Yang berangkat pertama ini, save energinya, jadi energinya itu di-saving, jangan sampai nanti mengumbar energinya, pokoknya dipaksakan diri untuk melakukan apa, walaupun kurang-kurang sehat, akhirnya nanti […]

expand_less