Breaking News
light_mode
Beranda » Banten » Jalanan berlubang di sejumlah wilayah Banten

Jalanan berlubang di sejumlah wilayah Banten

  • account_circle Banten Reporter
  • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
  • visibility 97
  • comment 0 komentar

 

Banten-Jalanan berlubang di sejumlah wilayah Banten kembali memakan korban. Di Flyover Ciputat, Tangerang Selatan, beberapa pengendara motor dilaporkan terjatuh saat melintasi lubang di tengah hujan. Di Jalan Ciledug Raya dekat Bates Kreo, kecelakaan berulang terjadi akibat aspal rusak yang tak kunjung diperbaiki. Bahkan di ruas Tol Tangerang–Merak, pengelola sempat menyampaikan permintaan maaf atas kondisi jalan berlubang yang disebut dipicu cuaca ekstrem dan beban kendaraan berat. Di wilayah Serang, kondisi serupa terlihat di Jalan Raya Kragilan–Cikande yang rusaknya dinilai membahayakan terutama pada malam hari dan saat hujan. Jalan Serang–Pandeglang tercatat memiliki banyak lubang dengan kedalaman antara 1 hingga 7 sentimeter. Di kawasan Lampu Merah Boru, Curug, jalan becek dan berlubang kerap menyebabkan kendaraan tergelincir. Sementara di Jalan Empat Lima, terdapat ratusan titik lubang, bahkan ada yang berdiameter hingga dua meter

Pandeglang pun tak luput. Akses Saketi–Pandeglang, khususnya di sekitar Pasar Saketi, mengalami kerusakan parah. Di pusat kota Pandeglang, sekitar alun-alun, jalan rusak dilaporkan memicu kecelakaan. Di kawasan perumahan seperti Citra Gading, Cipocok Jaya, hingga Kompleks Taman Pesona Sitauan, Taktakan, jalan rusak dan tergenang dikeluhkan warga karena tak kunjung diperbaiki. Masalah ini mungkin tampak teknis, seperti soal aspal dan drainase. Namun dalam perspektif politik, jalan berlubang adalah simbol paling nyata dari kualitas negara dalam memenuhi kontrak sosialnya dengan warga.

Dalam Teori John Locke, negara lahir dari kontrak sosial: warga menyerahkan sebagian haknya untuk memperoleh perlindungan dan jaminan keamanan. Infrastruktur dasar seperti jalan raya termasuk dalam kewajiban paling elementer tersebut. Jalan bukan hanya hamparan aspal. Ia adalah jalur distribusi ekonomi, akses pendidikan, dan konektivitas sosial. Ketika jalan rusak dibiarkan berbulan-bulan, yang terganggu bukan hanya kendaraan, tetapi hak warga untuk bergerak secara aman dan produktif. Lubang di jalan pada akhirnya menjadi metafora dari retaknya relasi antara pemerintah dan rakyatnya.

  • Penulis: Banten Reporter

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Dimyati Minta peningkatan prosentase kenaikan Transfer Keuangan Daerah dari Pemerintah Pusat ke Daerah

    Wagub Dimyati Minta peningkatan prosentase kenaikan Transfer Keuangan Daerah dari Pemerintah Pusat ke Daerah

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Banten-Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusuma meminta pemerintah pusat mempertimbangkan kenaikan dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk Provinsi Banten.  Menurutnya, TKD bermanfaat untuk peningkatan program pembangunan. “Pusat memberikan TKD setidaknya 5 persen dari pendapatan pajaknya di Provinsi Banten. Wajar kalau minta 5 persen,” kata Dimyati usai menghadiri Taxpayer Gathering dan Taxpayers Charter 2026 Kantor […]

  • Begal Berpistol Hendak Beraksi di Tangerang Dibekuk Polisi

    Begal Berpistol Hendak Beraksi di Tangerang Dibekuk Polisi

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 97
    • 0Komentar

    KOTA TANGERANG-Jajaran Polsek Batuceper Polres Metro Tangerang Kota membekuk dua kawanan begal yang diduga hendak melancarkan aksinya menggunakan senjata tajam dan pistol. Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, mengungkapkan penangkapan dilakukan saat patroli dini hari dalam rangka Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Jay-Jajaran Polsek Batuceper Polres Metro Tangerang Kota membekuk dua kawanan begal […]

  • Gempa Bumi Bermagnitudo 3.9 Kembali Guncang Melonguane, Sulawesi Utara

    Gempa Bumi Bermagnitudo 3.9 Kembali Guncang Melonguane, Sulawesi Utara

    • calendar_month Ming, 8 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Informasi gempa bumi hari ini, kali ini gempa mengguncang di wilayah Melonguane, Sulawesi Utara, hari ini, Minggu (8/2/26), BMKG menyebut, gempa ini guncang timur laut, Melonguane, Sulawesi Utara. Dalam rilis BMKG, gempa tersebut memiliki kekuatan magnitude 3.9. BMKG menginformasikan bahwa waktu terjadinya gempa sekitar pukul 14:56:58 WIB. Lokasi gempa ini berada di 4.97 Lintang Utara […]

  • Dugaan Legislator ‘Main Proyek’ Mencuat, GTI: DPRD Bukan Lahan Bisnis

    Dugaan Legislator ‘Main Proyek’ Mencuat, GTI: DPRD Bukan Lahan Bisnis

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 383
    • 0Komentar

      Jakarta– Dugaan keterlibatan oknum anggota DPRD dalam praktik pengaturan proyek pemerintah kembali mencuat dan menuai sorotan Publik. Isu ini tidak hanya mengganggu kepercayaan masyarakat, tapi juga menggambarkan lemahnya integritas sebagian wakil rakyat. Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Garda Tipikor Indonesia (GTI), Deri Hartono, menegaskan bahwa aturan Hukum telah jelas melarang anggota legislatif ikut […]

  • Keluarga Pasien RSUD Sekayu Bantah Isu Mengaku Kerabat Bupati Musi Banyuasin Palembang

    Keluarga Pasien RSUD Sekayu Bantah Isu Mengaku Kerabat Bupati Musi Banyuasin Palembang

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 365
    • 0Komentar

      Tangerang, bantenpost.net-Menanggapi pemberitaan dan isu yang beredar terkait kejadian viral di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Palembang, keluarga pasien dengan tegas membantah isu yang menyebutkan bahwa mereka mengaku sebagai kerabat Bupati Musi Banyuasin (Muba) Palembang, Toha Tohet. Perwakilan keluarga pasien, Ismet Saputra Wijaya, menyampaikan klarifikasi bahwa mereka tidak pernah […]

  • IAI Sorot Marak Arsitek Asing Ilegal di Bali Layani WNA Bangun Vila

    IAI Sorot Marak Arsitek Asing Ilegal di Bali Layani WNA Bangun Vila

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 512
    • 0Komentar

    Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Provinsi Bali menyoroti maraknya arsitek asing yang diduga bekerja secara ilegal di Bali. Fenomena ini menimbulkan keresahan di kalangan arsitek lokal yang sudah terdaftar resmi. Ketua IAI Bali, I Wayan Agus Novi Dharmawan, menyebutkan bahwa berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja Bali, hanya ada empat perusahaan arsitek asing yang memiliki izin […]

expand_less