Breaking News
light_mode
Beranda » Banten » Meski Dilarang, SMPN 31 Kota Tangerang Nekat Jual Seragam

Meski Dilarang, SMPN 31 Kota Tangerang Nekat Jual Seragam

  • account_circle Banten Reporter
  • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
  • visibility 309
  • comment 0 komentar

 

Tangerang, bantenpost.net-Meski dilarang SMP Negeri 31 Kota Tangerang diduga melakukan praktik jual beli seragam sekolah secara langsung kepada siswa, padahal aturan jelas melarang sekolah menjual seragam.

Sejumlah orang tua siswa (narasumber)mengaku diminta membeli seragam sekolah yang sudah disediakan di sekolah.

“Kami disuruh beli di tempat yang sudah ditentukan sekolah. Katanya biar seragamnya sama, tapi harganya diatas rata-rata,” ungkap salah satu narasumber kepada wartawan, Selasa (11/11/2025).

Padahal, Permendikbud Nomor 50 Tahun 2022 dengan jelas menyebut bahwa sekolah tidak boleh mewajibkan pembelian seragam pada pihak tertentu. Pembelian seharusnya bersifat sukarela, sementara koperasi sekolah berfungsi sebagai penyalur resmi dengan sistem transparan dan akuntabel serta memiliki legalitas.

Namun kenyataannya, penjualan seragam sekolah di SMPN 31 Tangerang justru disebut-sebut tidak sesuai mekanisme. Penjualan seragam dikabarkan dikelola oleh staf sekolah dan guru aktif.

“Kalau memang koperasi sekolah yang jalankan, mestinya ada laporan dan harga standar. Tapi ini tidak ada kejelasan sama sekali, bahkan tidak adanya kwitansi (struk) pembelian,” ujar narasumber yang enggan disebut namanya.

Fenomena seperti ini bukan hal baru. Di sejumlah sekolah negeri, praktik jual seragam sering kali menjadi “rahasia umum” yang dibiarkan berjalan dengan alasan keseragaman atau efisiensi. Padahal di balik itu, ada potensi penyalahgunaan wewenang dan pungutan terselubung yang menodai semangat pendidikan gratis dan transparan.

Sementara itu, Kepala SMPN 31 Tangerang, Sudarmawan, belum memberikan klarifikasi resmi ataupun merespon saat di konfirmasi via WhatsApp terkait dugaan praktik jual beli seragam ini.

Masalah SMPN 31 Tangerang menjadi sorotan tajam karena menyangkut integritas dunia pendidikan negeri. Seragam yang seharusnya menjadi simbol kesetaraan justru berubah menjadi komoditas bisnis, mengaburkan nilai moral yang semestinya dijunjung tinggi di lingkungan sekolah.

(Wali)

  • Penulis: Banten Reporter

Rekomendasi Untuk Anda

  • COVID-19 Updates: What the Latest Data and Vaccines Reveal

    COVID-19 Updates: What the Latest Data and Vaccines Reveal

    • calendar_month Jum, 10 Mei 2024
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Build Your Website in Minutes with One-Click Import – No Coding Hassle!

  • Sunyinya Proyek Jalan Senilai Rp70 M di Mempawah, KPK Diingatkan Jangan Bermain Ikan Kecil

    Sunyinya Proyek Jalan Senilai Rp70 M di Mempawah, KPK Diingatkan Jangan Bermain Ikan Kecil

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Pontianak- Dua perusahaan pemenang tender proyek peningkatan ruas jalan di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat senilai Rp70 miliar perlu diaudit dan tidak transparan. Proyek ini dialokasikan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mempawah di tahun 2015. Berdasarkan situs AHU, kedua perusahaan ini belum melaporkan siapa pemilik manfaatnya. Kedua perusahaan yang memenangkan proyek peningkatan dua ruas jalan di Kabupaten […]

  • Babak Baru Kasus Hotel Sultan

    Babak Baru Kasus Hotel Sultan

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Jakarta – Proses hukum terkait pengosongan lahan eks Hak Guna Bangunan (HGB) Hotel Sultan memasuki babak baru. Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mulai menjalankan tahapan resmi eksekusi setelah sebelumnya berbagai proses administratif dan hukum berjalan cukup panjang. Pemerintah menegaskan bahwa seluruh langkah dilakukan sesuai prosedur peradilan yang berlaku. “Hari ini, 9 Februari 2026, informasi yang kami peroleh […]

  • Tentukan Awal Ramadan 2026, Kemenag Siapkan 96 Titik Rukyatul Hilal

    Tentukan Awal Ramadan 2026, Kemenag Siapkan 96 Titik Rukyatul Hilal

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Jakarta-Pemerintah akan melaksanakan sidang isbat penentuan awal Ramadan di Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Jakarta Pusat, pada Selasa, 17 Februari 2026. Pemantauan hilal akan dilakukan di 96 titik rukyatul hilal se-Indonesia. “Ada 96 titik lokasi rukyatul hilal yang akan dipantau oleh teman-teman rukyat hilal, mulai dari Aceh sampai ke Indonesia Timur,” kata Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kemenag, […]

  • Empat Kemenangan Beruntun di Bawah Carrick Tak Berarti Manchester United Sudah Temukan Solusi

    Empat Kemenangan Beruntun di Bawah Carrick Tak Berarti Manchester United Sudah Temukan Solusi

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 130
    • 0Komentar

    JAKARTA – Michael Carrick tak mudah tertipu dengan anggapan bahwa Manchester United telah menemukan solusi setelah tangan dinginnya membawa tim meraih empat kemenangan beruntun. Empat laga semenjak Carrick didapuk sebagai manajer sementara berhasil dilalui dengan positif. Terbaru, mereka mengalahkan Tottenham Hotspur 2-0 setelah Manchester City, Arsenal, dan Fulham menjadi korban. “Melawan Tottenham berbeda. Kami harus […]

  • Mantan Politisi Antar GrabFood Usai Keluar dari Partai

    Mantan Politisi Antar GrabFood Usai Keluar dari Partai

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Berbagai kalangan masyarakat bisa menjadi pengantar layanan makanan dari aplikasi. Termasuk seorang mantan politisi Singapura yang dilaporkan bekerja sebagai pengantar GrabFood di negara tersebut.Informasi tersebut dibagikan oleh pengguna Reddit pada 5 Februari 2026. Dia menyebut kaget menemukan mantan politisi Samuel Lee yang pernah menjadi anggota People’s Power Party (PPP) mengantar makanan. “Saya lapar di tempat […]

expand_less