Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Amerika minta kapal-kapal komersial menjauh dari perairan Iran

Amerika minta kapal-kapal komersial menjauh dari perairan Iran

  • account_circle Banten Reporter
  • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
  • visibility 78
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Amerika Serikat mengeluarkan imbauan keamanan terbaru bagi kapal-kapal komersial berbendera AS yang melintas di Selat Hormuz, seiring meningkatnya ketegangan dengan Iran.

Pedoman tersebut dikeluarkan oleh Administrasi Maritim AS menyusul dinamika politik dan keamanan kawasan Teluk Persia yang kembali memanas.

Dalam imbauannya, Washington meminta kapal berbendera AS untuk menjaga jarak sejauh mungkin dari perairan teritorial Iran.

“Disarankan agar kapal-kapal komersial berbendera AS yang melintasi perairan ini tetap berada sejauh mungkin dari perairan teritorial Iran tanpa membahayakan keselamatan navigasi,” demikian bunyi pedoman tersebut.

Kapal kapal yang berlayar ke arah timur, disarankan melintas dekat perairan teritorial Oman.

AS juga memberikan arahan khusus apabila terjadi inspeksi atau upaya naik kapal oleh pasukan Iran.

“Jika pasukan Iran menaiki kapal komersial berbendera AS, awak kapal tidak boleh melakukan perlawanan secara paksa terhadap pasukan yang menaiki kapal tersebut,” tulis Administrasi Maritim AS.

Selain itu, disarankan untuk tidak adanya perlawanan paksa. “Tidak menyiratkan persetujuan atau kesepakatan untuk naik ke pesawat tersebut.”

Peringatan ini muncul tidak lama setelah Washington dan Teheran menggelar putaran pertama pembicaraan tidak langsung di Oman. Dialog tersebut berlangsung di tengah eskalasi retorika dan ancaman yang sebelumnya membawa kedua negara ke situasi konfrontatif.

Selat Hormuz memiliki nilai strategis tinggi bagi perdagangan global, khususnya energi. Pemerintah AS menyebut kawasan ini sebagai “titik hambatan minyak terpenting di dunia”,mengingat perannya sebagai jalur utama ekspor minyak dari Timur Tengah ke pasar internasional.

Riwayat ketegangan di jalur pelayaran Teluk menjadi latar belakang kebijakan tersebut. Mulai dari Perang Tanker Iran–Irak pada 1980-an, serangan sabotase terhadap kapal di Teluk Oman pada 2019, hingga latihan militer Angkatan Laut Iran oleh IRGC di Selat Hormuz pada Januari lalu, yang sempat memicu peringatan keras dari militer AS terkait perilaku “unsafe and unprofessional”.

Dalam konteks yang lebih luas, AS juga terus memperkuat kehadiran militernya di kawasan, sementara Presiden Donald Trump kembali mengeluarkan ancaman terhadap Iran, termasuk terkait program nuklir dan misilnya.

Di sisi lain, Teheran menegaskan bahwa perundingan yang sedang berjalan bersifat “eksklusif nuklir” dan tetap mempertahankan pengayaan uranium sebagai hak kedaulatan.

Ketegangan geopolitik yang beririsan dengan jalur pelayaran vital ini menempatkan Selat Hormuz kembali sebagai salah satu titik rawan utama bagi stabilitas keamanan dan Perdagangan global.

  • Penulis: Banten Reporter

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Politisi Antar GrabFood Usai Keluar dari Partai

    Mantan Politisi Antar GrabFood Usai Keluar dari Partai

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Berbagai kalangan masyarakat bisa menjadi pengantar layanan makanan dari aplikasi. Termasuk seorang mantan politisi Singapura yang dilaporkan bekerja sebagai pengantar GrabFood di negara tersebut.Informasi tersebut dibagikan oleh pengguna Reddit pada 5 Februari 2026. Dia menyebut kaget menemukan mantan politisi Samuel Lee yang pernah menjadi anggota People’s Power Party (PPP) mengantar makanan. “Saya lapar di tempat […]

  • PHM Cetak Sejarah! Kelola Aset Negara Triliunan dan Raih Pengakuan Resmi Pemerintah

    PHM Cetak Sejarah! Kelola Aset Negara Triliunan dan Raih Pengakuan Resmi Pemerintah

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Jakarta-PT. Pertamina Hulu Mahakam (PHM), menerima penghargaan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Kementerian Keuangan Republik Indonesia, atas kontribusi signifikan dalam pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) Hulu Minyak dan Gas (Migas). Penghargaan ini diberikan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) melalui Direktorat Pengelolaan Kekayaan Negara di Kantor Pusat DJKN, Jakarta Pusat. Penghargaan yang diterima pada […]

  • Inilah Gudang Pestisida Yang Cemari Cisadane photo_camera 2

    Inilah Gudang Pestisida Yang Cemari Cisadane

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 87
    • 0Komentar

      Tangerang Selatan – Gudang pestisida di Setu, Tangerang Selatan, terbakar hingga membuat Sungai Cisadane tercemar. Kini gudang tersebut diberi garis polisi.  

  • Polda Metro Jaya Siapkan Gelar Perkara Kasus Pandji

    Polda Metro Jaya Siapkan Gelar Perkara Kasus Pandji

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KEPOLISIAN Daerah Metropolitan Jakarta Raya akan segera melaksanakan gelar perkara atas laporan dugaan penistaan agama dalam materi lawakan tunggal komika,Pandji Pragiwaksono. Materi lawakan Pandji yang dilaporkan itu berjudul “Mens Rea”. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polds Metro Jaya Komisaris Besar Budi Hermanto mengatakan gelar perkara akan dijadwalkan setelah proses klarifikasi terhadap Pandji rampung serta seluruh fakta pendukung […]

  • Siswi Dilecehkan Dalam Sekolah, Pemkot Tangerang Nonaktifkan Oknum Guru SMPN 19

    Siswi Dilecehkan Dalam Sekolah, Pemkot Tangerang Nonaktifkan Oknum Guru SMPN 19

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 226
    • 0Komentar

      Bantenpost.net-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) bergerak cepat menindaklanjuti dugaan pelecehan siswi SMPN 19 oleh oknum guru. Pemkot Tangerang menegaskan akan memberikan pendampingan hukum, pemulihan psikologis, serta menjamin hak pendidikan korban tetap aman. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana […]

  • Gaji PPPK Cianjur Rp 300 Ribu, Ribuan Guru Tolak Tanda Tangan Kontrak

    Gaji PPPK Cianjur Rp 300 Ribu, Ribuan Guru Tolak Tanda Tangan Kontrak

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Cianjur – Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru di Kabupaten Cianjur menolak menandatangani kontrak kerja. Pasalnya, mereka keberatan dengan gaji yang hanya Rp 300 ribu per bulan. Bahkan, nominal tersebut dinilai lebih rendah dibandingkan upah saat masih menjadi honorer.UR, tenaga kependidikan di Kecamatan Takokak, mengatakan para guru dan pegawai teknis di lingkungan pendidikan sudah […]

expand_less