Baru 8 Hari dilantik Purbaya Kakanwil Bea Cukai Kena OTT KPK - bantenpost.net

 

Baru 8 Hari dilantik Purbaya Kakanwil Bea Cukai Kena OTT KPK

- Penulis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara soal kasus suap impor barang yang menjerat pejabat Bea Cukai bernama Rizal (RZL). Rizal selama ini menjabat Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Bagian Barat.

Rizal baru dilantik oleh Purbaya pada Rabu (28/1/2026) lalu. Dia terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait kasus suap untuk meloskan barang palsu masuk ke Indonesia berkaitan dengan jabatan sebelumnya, Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (P2 DJBC) periode 2024 sampai Januari 2026.

“Ya nggak apa-apa. Itu kan kita mengerti ada kebocoran di sana-sini, tapi kalau saya kasih tahu di depan kan nggak ketahuan tuh safe house-nya,” ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (6/1/2026).

Menurut Purbaya, pihaknya membiarkan yang bersangkutan bekerja seperti biasanya untuk menghilangkan kecurigaan. Dengan begitu maka kasus besar di balik itu dapat terungkap.

“Dengan Seperti itu kan mereka nggak curiga sehingga mereka berbisnis seperti biasa sehingga safe house-nya ketahuan,” tuturnya.

Kasus ini sendiri berkaitan dengan importasi barang. PT Blueray memberikan uang ke oknum di Bea Cukai atas barang-barang yang diimpornya tak dilakukan pengecekan.

Total barang bukti yang disita KPK dalam kasus ini sebesar Rp 40,5 miliar. Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan, Barang bukti itu terdiri dari duit tunai hingga logam mulia.

“Selain itu, tim KPK juga mengamankan barang bukti dari kediaman RZL, ORL, dan PT BR serta lokasi lainnya, karena ini ada beberapa lokasi ya, safe house gitu ya. Yang diduga terkait dengan tindak pidana ini, total senilai Rp 40,5 miliar,” kata Asep.

Barang bukti yang diamankan KPK rincian sebagai berikut:
– Uang tunai dalam bentuk Rp 1,89 miliar
– Uang tunai dalam bentuk USD 182.900
– Uang tunai dalam bentuk SGD 1,48 juta
– Uang tunai dalam bentuk JPY 550.000
– Logam mulia seberat 2,5 Kg atau setara Rp 7,4 miliar
– Logam mulia seberat 2,8 Kg atau setara Rp 8,3 miliar;
– 1 jam tangan mewah senilai Rp 138 juta

Singkat cerita, para tersangka dari Bea Cukai ini melakukan pengkondisian agar barang-barang yang dibawa oleh PT Bluray (PT BR) tidak melalui pemeriksaan fisik.

“Dengan pengkondisian tersebut, barang-barang yang dibawa oleh PT BR diduga tidak melalui pemeriksaan fisik. Sehingga barang-barang yang diduga palsu, KW dan ilegal bisa masuk ke Indonesia tanpa pengecekan oleh petugas Bea Cukai,” jelas Asep.

Total ada enam orang yang menjadi tersangka dalam kasus ini. Berikut identitasnya:

1. Rizal (RZL) selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (P2 DJBC) periode 2024 sampai Januari 2026;
2. Sisprian Subiaksono (SIS) selaku Kepala Subdirektorat Inteljien Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kasubdit Intel P2 DJBC);
3. Orlando (ORL) selaku Kepala Seksi Intelijen Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (kasi Intel DJBC);
4. Jhon Field (JF) selaku Pemilk PT Blueray
5. Andri (AND) selaku Ketua Tim Dokumen Importasi PT Blueray
6. Dedy Kurniawan (DK) selaku Manager Operasional PT Blueray

Berita Terkait

Oknum Bea Cukai Siapkan Safe House Penyimpanan RP 40 Miliar dan 5,3 KG Logam Mulia
MUI mengukuhkan Kepengurusan Baru Masa Khidmat 2025-2030, Ini Daftarnya
Eks Kapolsek dan 2 Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan ke Propam Mabes Polri
CBA menyoroti peran PT United Tractors Tbk, yang merupakan anak usaha Astra Group
Membaca Jejak Reformasi Purbaya di Kementerian Keuangan: Transparansi Tanpa Kompromi
Kepemimpinan Purbaya Yudhi Sadewa: Stabil di Tengah Gejolak, Tegas di Tengah Ketidakpastian
Siswi Dilecehkan Dalam Sekolah, Pemkot Tangerang Nonaktifkan Oknum Guru SMPN 19
PT Titis Sampurna Wujudkan “Peduli Kemanusiaan dan Lingkungan Hidup” di Sukabumi

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:30 WIB

Baru 8 Hari dilantik Purbaya Kakanwil Bea Cukai Kena OTT KPK

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:30 WIB

Oknum Bea Cukai Siapkan Safe House Penyimpanan RP 40 Miliar dan 5,3 KG Logam Mulia

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:24 WIB

MUI mengukuhkan Kepengurusan Baru Masa Khidmat 2025-2030, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 - 19:29 WIB

Eks Kapolsek dan 2 Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan ke Propam Mabes Polri

Minggu, 4 Januari 2026 - 11:37 WIB

CBA menyoroti peran PT United Tractors Tbk, yang merupakan anak usaha Astra Group

Berita Terbaru

Nasional

Baru 8 Hari dilantik Purbaya Kakanwil Bea Cukai Kena OTT KPK

Sabtu, 7 Feb 2026 - 19:30 WIB

Mancanegara

Bom Bunuh Diri Guncang Masjid di Islamabad

Sabtu, 7 Feb 2026 - 18:13 WIB

Internasional

Eks Dubes Inggris untuk AS Diselidiki terkait Epstein

Sabtu, 7 Feb 2026 - 18:05 WIB