Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Diduga ‘Cincay’ Kejagung Harus Segera Panggil Direksi KAI Logistik dan Bos SLS Terkait Terminal Batu Bara Kramasan

Diduga ‘Cincay’ Kejagung Harus Segera Panggil Direksi KAI Logistik dan Bos SLS Terkait Terminal Batu Bara Kramasan

  • account_circle Banten Reporter
  • calendar_month Rab, 4 Jun 2025
  • visibility 737
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Polemik proyek terminal batu bara di Stasiun Kramasan, Sumatera Selatan, menyeret dua entitas besar: PT KAI Logistik dan PT Sentosa Laju Sejahtera (SLS). Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, secara tegas meminta Kejaksaan Agung turun tangan menyelidiki dugaan penyimpangan pemanfaatan aset negara milik PT KAI (Persero).

Menurut Uchok, kerja sama antara KAI Logistik dan SLS penuh kejanggalan sejak awal. “Perjanjian kerja sama sudah diteken pada 13 Maret 2024, tapi sebelumnya sudah ada term sheet yang ditandatangani pada 14 Juli 2023. Namun, pemilihan mitra dilakukan diam-diam, tanpa transparansi. Apakah lewat tender atau penunjukan langsung? Ini mencurigakan!” tegas Uchok, Rabu (4/6/2025).

Lebih lanjut, Uchok menyebut bahwa SLS, perusahaan yang didirikan oleh Tan Paulin pada 2021, memiliki rekam jejak yang perlu dicurigai. “Tan Paulin sendiri pernah diperiksa oleh KPK pada 29 Agustus 2024. Jadi kenapa KAI Logistik mau bermitra dengan perusahaan yang punya benang merah dengan kasus hukum?” tanya Uchok dengan nada geram.

Uchok juga menambahkan, Kejaksaan Agung harus segera memanggil para pihak terkait, mulai dari Irwantono Sentosa (Komisaris Utama SLS), Dian Sanjaya (Direktur SLS), hingga jajaran direksi KAI Logistik.

Sebelumnya, pemerhati intelijen Sri Radjasa Chandra juga telah mengingatkan publik soal sepak terjang Tan Paulin yang dikenal ‘bermain’ di area abu-abu. “Sudah jadi rahasia umum, nama Tan Paulin terkait kasus gratifikasi dan pencucian uang bersama mantan Bupati Kukar, Rita Widyasari. Bagaimana bisa SLS kemudian dijadikan mitra dalam proyek strategis milik BUMN?” ujarnya.

Sri Radjasa juga mempertanyakan transparansi dan akuntabilitas proses penunjukan mitra oleh KAI Logistik. “Kalau lewat tender, siapa saja peserta lainnya? Kalau penunjukan langsung, apa dasarnya menunjuk SLS? Ini harus dijelaskan terbuka kepada publik,” tegasnya.

CBA dan pengamat intelijen sama-sama menuntut Kejagung segera bertindak. Dugaan adanya ‘hengki pengki’ dan permainan kotor dalam pemanfaatan aset negara demi kepentingan swasta tak boleh dibiarkan. Uang rakyat dan aset BUMN harus diselamatkan.

“KAI Logistik jangan jadi sarang permainan gelap. Jika tidak ada yang ditutupi, buka semua prosesnya ke publik. Jika ada kejahatan, Kejagung harus bertindak cepat!” tutup Uchok.

  • Penulis: Banten Reporter

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bongkar Bisnis Gelap di Perusahaan Logistik Terbesar Asal Jepang

    Bongkar Bisnis Gelap di Perusahaan Logistik Terbesar Asal Jepang

    • calendar_month Ming, 15 Jun 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 789
    • 0Komentar

    TANGERANG – Permainan ‘sulap’ dilakukan Kepala quality controL operasional dari PT Seino Indomobil Logistik (SIL), Apip kepada semua driver yang mobilnya sedang mengalami perbaikan. Biasanya kerusakan terjadi di wingbox dan mesin truk. Aturan yang dibuat perusahaan apabila unit rusak dilihat dari kerusakan unit dan waktu perbaikannya. Jika hanya satu Minggu maka driver diminta menunggu. Namun […]

  • Menag Lepas kloter pertama Jemaah Haji

    Menag Lepas kloter pertama Jemaah Haji

    • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar melepas jemaah Haji 2025 kloter pertama. Nasaruddin mengingatkan para jemaah haji kloter pertama untuk menjaga energi agar tak sakit saat puncak haji. “Yang berangkat pertama ini, save energinya, jadi energinya itu di-saving, jangan sampai nanti mengumbar energinya, pokoknya dipaksakan diri untuk melakukan apa, walaupun kurang-kurang sehat, akhirnya nanti […]

  • Pemkot Tangerang Segel TPS Ilegal Di Neglasari

    Pemkot Tangerang Segel TPS Ilegal Di Neglasari

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 84
    • 0Komentar

    KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus menggencarkan program penertiban Tempat Pembuangan Sampah (TPS) ilegal di sejumlah wilayah. Terbaru, Pemkot Tangerang bersama Polres Metro Tangerang Kota menutup empat TPS yang beroperasi tanpa izin di Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Wawan Fauzi, mengatakan penutupan tersebut merupakan langkah strategis untuk mengantisipasi […]

  • Lapas Kelas I Tangerang Gelar Apel Kenaikan Pangkat dan Pelepasan Purnabakti

    Lapas Kelas I Tangerang Gelar Apel Kenaikan Pangkat dan Pelepasan Purnabakti

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 82
    • 0Komentar

      Bantenpost.net-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang menyelenggarakan apel penyematan tanda Kenaikan pangkat dan pelepasan pegawai purnabakti, di Gedung Aula Teknis Lapas Kelas I Tangerang, Senin (2/3). Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, mengatakan, kenaikan pangkat harus dimaknai sebagai konsekuensi atas kepercayaan yang diberikan negara kepada setiap aparatur. “Kenaikan pangkat merupakan amanah. Kita patut […]

  • Jurnalis Baratv.id Diintimidasi dan Diancam Oknum Jaro Soal Pemberitaan

    Jurnalis Baratv.id Diintimidasi dan Diancam Oknum Jaro Soal Pemberitaan

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 426
    • 0Komentar

      Kab. Tangerang – Jurnalis media online Baratv.id, Moh. Aris Yanto, mengajukan permohonan perlindungan hukum kepada Kapolresta Tangerang, usai mengalami intimidasi dan ancaman verbal, bahkan nyaris terjadi penyerangan di kediamannya di desa Mauk oleh sejumlah orang yang diduga pihak yang tidak senang atas penayangan pemberitaan. Akibat kejadian tersebut, Aris yang merupakan Redaktur Baratv.id bersama keluarganya […]

  • Mantan Politisi Antar GrabFood Usai Keluar dari Partai

    Mantan Politisi Antar GrabFood Usai Keluar dari Partai

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Berbagai kalangan masyarakat bisa menjadi pengantar layanan makanan dari aplikasi. Termasuk seorang mantan politisi Singapura yang dilaporkan bekerja sebagai pengantar GrabFood di negara tersebut.Informasi tersebut dibagikan oleh pengguna Reddit pada 5 Februari 2026. Dia menyebut kaget menemukan mantan politisi Samuel Lee yang pernah menjadi anggota People’s Power Party (PPP) mengantar makanan. “Saya lapar di tempat […]

expand_less