Breaking News
light_mode
Beranda » Banten » Jawara Beton Genap Setahun, Menteri Imipas Pantau Langsung Pembinaan di Lapas Kelas 1 Tangerang

Jawara Beton Genap Setahun, Menteri Imipas Pantau Langsung Pembinaan di Lapas Kelas 1 Tangerang

  • account_circle Banten Reporter
  • calendar_month 21 jam yang lalu
  • visibility 14
  • comment 0 komentar

Kota Tangerang – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi pembinaan yang produktif melalui kunjungan kerja Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jend. Polisi (Purn) Drs. Agus Andrianto., S.H., M.H., bersama jajaran dalam rangka meninjau langsung pengembangan Program Pembinaan Kemandirian Unit Jawara Beton, Kamis (12/2). Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum peringatan satu tahun berdirinya unit Jawara Beton sebagai salah satu program unggulan pembinaan berbasis industri di lingkungan Pemasyarakatan.

Kunjungan tersebut menegaskan komitmen pembinaan Warga Binaan yang meliputi pembentukan karakter, penguatan kompetensi kerja, serta pemberdayaan ekonomi yang selaras dengan kebutuhan industri, khususnya di sektor konstruksi dan pengolahan beton. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemasyarakatan dalam mendorong Warga Binaan agar memiliki keterampilan yang produktif, adaptif, dan berdaya saing saat kembali ke masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan beserta Direktur Jenderal Penataan Ruang Laut (Kartika Listriana, S.T., MPPM), Sekretaris Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan beserta jajaran, Direktur Utama PLN, perwakilan Summarecon, perwakilan Kreasi Purnama Group, perwakilan BRI, jajaran Polres Tangerang, Kapolsek Benteng, Kapolsek Tangerang Kota, Danramil Tangerang, Kepala BPSDM Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan beserta rombongan, Kepala Kantor Imigrasi Cilegon, Kepala Kantor Imigrasi Tangerang, serta para Kepala UPT se-Tangerang Raya. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan kuatnya dukungan lintas sektor terhadap penguatan pembinaan berbasis produktivitas di lingkungan Pemasyarakatan.

Dalam peninjauan tersebut, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan meninjau secara langsung proses produksi yang dijalankan Warga Binaan, mulai dari tahapan pencetakan, pengeringan, hingga produk akhir. Menteri juga melakukan evaluasi satu tahun pengembangan unit Jawara Beton dengan melihat berbagai inovasi, termasuk pengembangan RISHAM (Rumah Instan Sehat Aman dan Murah) berupa panel beton rumah tahan gempa. Sejumlah produk unggulan seperti paving block, roster, serta beragam produk turunan beton lainnya turut dipamerkan sebagai bukti peningkatan kualitas, kapasitas produksi, dan inovasi berkelanjutan.

Selain meninjau Jawara Beton, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk melihat secara langsung kesiapan Lapas Kelas I Tangerang dalam rencana pengembangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pengembangan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai program nasional pemerintah bagi anak-anak sekolah. Melalui SPPG, Lapas Kelas I Tangerang berperan sebagai sarana pendukung penyaluran makanan bergizi dengan melibatkan Warga Binaan dalam proses layanan tersebut.

Inovasi dan capaian tersebut memperoleh apresiasi langsung dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Ia menilai unit Jawara Beton sebagai contoh konkret keberhasilan pembinaan berbasis industri yang mampu berkontribusi pada program strategis nasional, khususnya dalam mendukung pembangunan sarana Program Makan Bergizi Gratis melalui penyediaan kebutuhan konstruksi SPPG.

“Kami berterima kasih kepada Kepala Badan Gizi Nasional yang telah memberikan kesempatan kepada jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, untuk terlibat dalam program Makan Bergizi Gratis`. Pada tahap pertama terdapat delapan titik, satu telah berjalan di Sukamiskin sehingga total menjadi sembilan, dan pada tahap berikutnya direncanakan pembangunan sekitar 200 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang juga akan melibatkan jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan,” ungkap Agus Andrianto.

Apresiasi serupa turut disampaikan oleh Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Laksamana TNI (Purn.) Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A.,, yang menilai program tersebut sebagai wujud nyata sinergi antara pembinaan dan kebutuhan pembangunan nasional.

“Inisiatif ini menunjukkan bahwa pembinaan di lingkungan pemasyarakatan dapat menjadi sarana pemberdayaan yang efektif. Dengan kolaborasi lintas sektor, hasil pembinaan tidak hanya berhenti di dalam Lapas, tetapi dapat langsung menjawab kebutuhan industri dan pembangunan nasional. Optimalisasi produksi ini juga bukan semata untuk menekan biaya, melainkan sebagai langkah konkret dalam memenuhi kebutuhan material pembangunan—mulai dari hunian hingga infrastruktur jalan—guna mendukung produktivitas di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur PLN UBP Lontar 3 Banten, Darmawan Prasodjo, menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan unit Jawara Beton sebagai bagian dari kolaborasi BUMN dalam mendorong program pembinaan produktif. Ia menegaskan bahwa keterlibatan PLN tidak hanya sebatas dukungan infrastruktur, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam memperkuat ekosistem pembinaan berbasis industri di lingkungan Pemasyarakatan.

“Kami melihat program ini memiliki potensi besar, tidak hanya dalam aspek produksi, tetapi juga dalam membangun kapasitas sumber daya manusia. FABA bukan sekadar limbah, melainkan solusi efisiensi yang dapat dimanfaatkan secara optimal. Dengan menjaga kualitas SDM, ketersediaan bahan baku, serta ketepatan waktu pengiriman, sinergi antara PLN dan Lapas Kelas I Tangerang diharapkan terus berkembang, sehingga mampu mendukung pembangunan infrastruktur yang lebih terjangkau dan berkelanjutan, sekaligus memberikan dampak nyata bagi Warga Binaan dan masyarakat,” ungkap Darmawan.

Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, menegaskan bahwa unit Jawara Beton dirancang sebagai sarana pemberdayaan sosial sekaligus ekonomi bagi Warga Binaan.

“Kami berkomitmen menempatkan Warga Binaan sebagai subjek pembinaan yang dilibatkan secara aktif dalam seluruh tahapan proses, mulai dari perencanaan, produksi, hingga pengendalian mutu. Melalui mekanisme tersebut, mereka tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga membentuk disiplin, tanggung jawab, serta etos kerja sebagai bekal untuk kembali berperan secara produktif di tengah masyarakat,” jelasnya.

Sinergi lintas instansi ini membuka peluang strategis bagi pengembangan unit Jawara Beton, mulai dari peningkatan kualitas dan variasi produk, penguatan standar produksi, perluasan jejaring pemasaran, hingga potensi kerja sama penyerapan tenaga kerja bagi Warga Binaan setelah menyelesaikan masa pidana. Kolaborasi tersebut sekaligus menegaskan bahwa pembinaan di lingkungan pemasyarakatan dapat terintegrasi secara konstruktif dengan ekosistem industri dan agenda pembangunan nasional.

Melalui unit Jawara Beton, Lapas Kelas I Tangerang terus mengembangkan model pembinaan progresif yang menempatkan Warga Binaan sebagai insan produktif yang diberdayakan dan memiliki peran nyata dalam proses pembangunan. Program ini diharapkan tidak hanya menghasilkan produk beton yang berkualitas dan inovatif, tetapi juga melahirkan sumber daya manusia yang terampil, mandiri, berdaya saing, serta siap berkontribusi positif bagi masyarakat dan dunia kerja setelah kembali ke lingkungan sosialnya.

(red)

  • Penulis: Banten Reporter

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Cilegon Robinsar Usai Tinjau Pasar Blok F

    Wali Kota Cilegon Robinsar Usai Tinjau Pasar Blok F

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Wali Kota Cilegon Robinsar memberikan sejumlah catatan terkait kondisi Pasar Blok F atau yang dikenal sebagai Pasar Kelapa. Beberapa catatan yang disampaikan, di antaranya soal harga bahan pokok, retribusi, dan persoalan lingkungan yang dikeluhkan masyarakat. “Alhamdulillah, tadi kita lihat harga sembako, kondisi pasarnya, target retribusi, kios-kios yang kosong, dan juga selokan yang memang banyak dilaporkan […]

  • Vonis 7 Tahun Terhadap Mantan Kepala DLH Tangsel

    Vonis 7 Tahun Terhadap Mantan Kepala DLH Tangsel

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 21
    • 0Komentar

    SERANG – Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Wahyunoto Lukman divonis 7 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Serang, Rabu malam 11 Februari 2026. Wahyunoto dinilai terbukti bersalah atas kasus korupsi proyek pengangkutan dan pengelolaan sampah pada DLH Tangsel tahun 2024 senilai Rp75,9 m Vonis 7 tahun penjara yang dijatuhkan Majelis […]

  • KPK Tetapkan 2 Tersangka kasus Dana CSR BI dan OJK

    KPK Tetapkan 2 Tersangka kasus Dana CSR BI dan OJK

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Jakarta-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial atau corporate social responsibility (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Setelah menetapkan dua anggota DPR sebagai tersangka, KPK kini memeriksa pejabat BI. Pada Jumat (8/8/2025), penyidik memanggil Deputi Direktur Departemen Hukum BI Irwan dan mantan Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono. “Pemeriksaan […]

  • Pemkot Tangerang Gandeng 33 Rumah Sakit Swasta, Perkuat Pencegahan dan Pengandalian Penyakit

    Pemkot Tangerang Gandeng 33 Rumah Sakit Swasta, Perkuat Pencegahan dan Pengandalian Penyakit

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Kota Tangerang-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang baru saja menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama 33 rumah sakit untuk meningkatkan sinergitas pencegahan dan pengendalian penyakit di Kota Tangerang. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni menuturkan, Perjanjian Kerja Sama (PKS) akan mencakup program kolaborasi pemerintah bersama sektor swasta untuk memperkuat kebijakan penanganan dan pengendalian penyakit […]

  • Harga Daging Ayam di Pasar Rangkasbitung Meroket

    Harga Daging Ayam di Pasar Rangkasbitung Meroket

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 15
    • 0Komentar

    LEBAK – Menjelang Ramadan 2026, harga daging ayam di Pasar Tradisional Rangkasbitung mengalami kenaikan signifikan. Kenaikan harga tersebut telah berlangsung selama tiga hari terakhir. Ujang, salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Tradisional Rangkasbitung, mengatakan kenaikan terjadi secara bertahap. Dalam tiga hari terakhir, harga daging ayam terus merangkak naik hingga menembus Rp40.000 per kilogram. “Awalnya Rp34.000 […]

  • Banten Jadi Episentrum Pers Nasional, Andra Soni: Pers sebagai Penjaga Gawang Publik

    Banten Jadi Episentrum Pers Nasional, Andra Soni: Pers sebagai Penjaga Gawang Publik

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Bantenpost.net-Pendopo Gubernur Banten menjadi saksi hangatnya malam keakraban insan pers se-Indonesia dalam acara Gala Dinner Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Pendopo Gubernur Banten, Minggu (8/2/2026) malam.  Pertemuan ini bukan sekadar jamuan makan malam, melainkan simbol sinergi kuat antara pemerintah daerah dan pilar keempat demokrasi. Peserta HPN 2026 dijamu dengan beragam pertunjukan kesenian tradisional khas […]

expand_less