Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Mensos Jelaskan Alasan Penonaktifan 13,5 Juta PBI JKN, Reaktivasi Dibuka

Mensos Jelaskan Alasan Penonaktifan 13,5 Juta PBI JKN, Reaktivasi Dibuka

  • account_circle Banten Reporter
  • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
  • visibility 81
  • comment 0 komentar
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi

 

20260209 Mensos Jelaskan Alasan Penonaktifan 135 Juta PBI JKN Reaktivasi Dibuka

Jakarta,– Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan alasan penonaktifan 13,5 juta peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) dalam rapat konsultasi bersama DPR RI. Kebijakan tersebut ditegaskan sebagai bagian dari pemutakhiran data agar bantuan tepat sasaran, sekaligus membuka ruang reaktivasi bagi warga yang masih memenuhi kriteria.

Mensos menyatakan, pemutakhiran data merupakan mandat negara yang tidak dapat dipisahkan dari prinsip perlindungan rakyat. “Pemutakhiran adalah mandat negara, dan melindungi rakyat adalah prinsip negara,” ujarnya, di Jakarta, Senin (9/2/2026). 

Menurutnya, langkah tersebut merupakan tindak lanjut mandat Presiden kepada Kementerian Sosial untuk memastikan perlindungan dan jaminan sosial berjalan berdasarkan data yang akurat. Saat ini, pemutakhiran dilakukan melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menjadi dasar penyaluran bansos dan subsidi sosial, termasuk PBI JKN.

Perbaiki Ketidaktepatan Sasaran

Mensos mengungkapkan, hasil evaluasi menunjukkan masih terdapat ketidaktepatan sasaran dalam penyaluran bantuan. Berdasarkan data DTSEN, terdapat lebih dari 54 juta jiwa pada desil 1 sampai 5 (kelompok masyarakat paling miskin) yang belum menerima PBI JKN. Sebaliknya, sekitar 15 juta jiwa pada desil 6 sampai 10 masih tercatat sebagai penerima. 

“Tidak ada yang dikurangi tapi direalokasi. Kita alihkan kepada mereka yang lebih memenuhi kriteria sesuai dengan alokasi yang kita miliki,” tegas Mensos. Sebagai contoh pemerintah melakukan pengalihan peserta yang secara aset sudah mampu (memiliki rumah layak dan kendaraan) kepada warga desil 1 yang kondisinya jauh lebih membutuhkan.

Ia menambahkan, data Dewan Ekonomi Nasional juga menunjukkan sekitar 45 persen bantuan sosial seperti PKH dan sembako sebelumnya ditengarai tidak tepat sasaran. Karena itu, selama setahun terakhir Kemensos melakukan konsolidasi bersama BPS dan pemerintah daerah untuk memperbaiki akurasi data.

Melalui realokasi bertahap sejak April 2025 hingga Januari 2026, inclusion error dan exclusion error disebut mengalami penurunan signifikan. Inclusion error adalah penerima yang seharusnya tidak berhak namun menerima bantuan, sedangkan exclusion error adalah mereka yang berhak tetapi belum menerima.

Penonaktifan dan Reaktivasi

Dalam proses tersebut, Kemensos menonaktifkan 13,5 juta peserta PBI JKN pada 2025. Dari jumlah itu, sebanyak 87.591 peserta mengajukan reaktivasi.

Sebagian peserta yang dinonaktifkan juga beralih menjadi peserta mandiri BPJS Kesehatan. Selain itu, ada pula yang pembiayaannya diambil alih pemerintah daerah, khususnya di wilayah yang telah mencapai Universal Health Coverage (UHC), sehingga seluruh warganya dijamin melalui APBD.

“Artinya penonaktifan ini tepat. Mereka yang mampu beralih menjadi mandiri atau ditanggung pemerintah daerah,” jelasnya.

Meski dilakukan penonaktifan, Kemensos tetap membuka mekanisme reaktivasi bagi warga yang masih layak menerima PBI JKN. Proses reaktivasi dilakukan melalui verifikasi tingkat kesejahteraan oleh dinas sosial daerah.

Selain reaktivasi reguler, Kemensos juga membuka opsi reaktivasi otomatis bagi 100 ribu peserta nonaktif yang menderita penyakit kronis dan katastrofik, termasuk bayi baru lahir yang membutuhkan perlindungan jaminan kesehatan. Data tersebut diperoleh dari BPJS Kesehatan.

Dalam kondisi tertentu seperti bencana, orang terlantar, atau situasi yang mengancam keselamatan jiwa, seseorang juga dapat menerima bantuan meskipun berada di luar desil yang ditetapkan.

Libatkan RT hingga Call Center 24 Jam

Untuk memastikan transparansi dan partisipasi publik, Kemensos membuka berbagai kanal pemutakhiran data. Di antaranya Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIK-NG) melalui jalur formal RT/RW hingga dinas sosial, aplikasi Cek Bansos untuk usul dan sanggah masyarakat, call center 021-171 yang aktif 24 jam, serta layanan WhatsApp Lapor Bansos.

Seluruh usulan diverifikasi melalui proses berjenjang dari desa atau kelurahan, dinas sosial, hingga BPS sebelum ditetapkan masuk ke DTSEN.

Mensos menegaskan, perbaikan data akan terus dilakukan agar bantuan sosial, termasuk PBI JKN dengan alokasi 96,8 juta jiwa dan anggaran Rp48,7 triliun per tahun, benar-benar menyasar kelompok miskin dan rentan. “Jika data tidak diperbaiki, ketidakadilan akan terus terjadi. Karena itu pemutakhiran ini adalah upaya menghadirkan keadilan sosial,” pungkasnya.

 

  • Penulis: Banten Reporter

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus Yaqut Gugat KPK Praperadilan Terkait Kasus Kuota Haji

    Gus Yaqut Gugat KPK Praperadilan Terkait Kasus Kuota Haji

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut menggugat praperadilan KPK di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Gugatan tersebut terkait status tersangka kasus kuota haji. Terkait perkara ini, KPK menerbitkan sprindik umum sejak Agustus 2025. Lantaran menggunakan sprindik umum, belum ada tersangka yang dijerat. Pada Januari 2026, KPK menetapkan dua tersangka. Keduanya adalah mantan Menag […]

  • Meninggal Dunia Dalam Kondisi Gantung Diri Di Sebuah Rumah

    Meninggal Dunia Dalam Kondisi Gantung Diri Di Sebuah Rumah

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 91
    • 0Komentar

    CILEGON – Seorang pria berinisial S (59) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di sebuah rumah kosong di Komplek Arga Baja Pura, Kelurahan Kotasari, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Korban diketahui bernama Suparman, warga Lingkungan Kebondalem Blok Sempu, Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon. Almarhum berstatus sebagai karyawan swasta dan […]

  • Permintaan Maaf Bahar Bin Smith

    Permintaan Maaf Bahar Bin Smith

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 91
    • 0Komentar

      Jakarta – Bahar bin Smith menyampaikan permohonan maaf terkait kasus penganiayaan terhadap anggota Banser, Rida, yang terjadi di Cipondoh, Tangerang, beberapa waktu lalu. Bahar Smith menyebut peristiwa ini sebagai pelajaran berharga. Pernyataan ini disampaikan Bahar melalui sebuah rekaman video yang diterima wartawan pada Rabu (11/2/2026). Dalam video tersebut, Bahar Smith tampak didampingi beberapa rekannya. […]

  • Intan Nurul Hikmah membuka seminar pemenuhan gizi

    Intan Nurul Hikmah membuka seminar pemenuhan gizi

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Kabupaten Tangerang,–Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka seminar pemenuhan gizi seimbang dari pangan lokal ‘Sehat Dimulai Dari Piringku’ dalam rangka Hari Gizi Nasional Ke-66 Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026. Acara tersebut digelar di GSG Puspemkab Tangerang, Tigaraksa, Rabu (11/02/26)

  • Hormat Prabowo kepada Try Sutrisno

    Hormat Prabowo kepada Try Sutrisno

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Jakarta- Presiden RI Prabowo Subianto tampak memberi hormat kepada Wapres ke-6 Try Sutrisno sebelum dirinya berpidato dalam acara Halal Bihalal Purnawirawan TNI AD. Pantauan Kompas.com di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (6/5/2025), Prabowo awalnya duduk mendengarkan laporan Plt Ketua Persatuan Purnawirawan TNI AD Mayjen (Purn) Komaruddin Simanjuntak. Lalu, giliran Prabowo yang berbicara di depan panggung. Prabowo, […]

  • Kadis Pendidikan Kota Tangerang Ikut Uji Kompetensi Kepala Dindikbud Banten

    Kadis Pendidikan Kota Tangerang Ikut Uji Kompetensi Kepala Dindikbud Banten

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 337
    • 0Komentar

      Kota Tangerang-Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin mengikuti Uji Kompetensi bersama lima pejabat lainnya di Kantor Regional Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bandung, Selasa (26/8/2025). Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi Hartawan mengatakan bahwa Assessment merupakan rangkaian penting proses pengisian jabatan eselon II yang kosong di lingkungan Pemprov Banten sebelum tahap wawancara. “Setelah asesmen, masih […]

expand_less