Breaking News
light_mode
Beranda » Banten » Polresta Tangerang Kota diminta untuk Tangkap dan Tindak Tegas untuk STPP dan Lapdu kasus Perampasan Sepeda motor

Polresta Tangerang Kota diminta untuk Tangkap dan Tindak Tegas untuk STPP dan Lapdu kasus Perampasan Sepeda motor

  • account_circle Banten Reporter
  • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
  • visibility 421
  • comment 0 komentar

 

Kota Tangerang-Polresta Metro Tangerang Kota, Diminta Untuk Tangkap dan Tindak Tegas Atas STPP Lapdu Kasus Perampasan Sepeda Motor

 

Kapolres Metro Kota Tangerang diminta untuk tangkap dan segera proses tegas atas Surat Tanda Penerimaan Pengaduan (STPP). Lapdu kasus perampasan sepeda motor milik anak wartawan, korban Nagita Larasati seorang wanita anak dari seorang Wartawan Media GAKORPAN News, mengalami trauma dan ketakutan atas perihal terjadinya perampasan oleh para oknum Matel / DC ( Debt Collector) pada Rabu, tanggal 07 Mei yang lalu 2025 sekitar pukul 14.30 wib, dimana sepeda motor yang tengah dikendarainya sewaktu melintas di jalan Sanggego raya kelurahan Koang Jaya Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Provinsi Banten.
Yang mana aksi perampasan unit sepeda motor yang dilakukan oleh para oknum MATEL / DC ( Debt Collector), telah merampas Unit sepeda motor Honda Beat tahun 2024, dengan Nomor polisi A-4090-XCC,
pada Rabu, 07 mei 2025 sejak 14 hari yang lalu.
Dan setelah kejadian perampasan sepeda motor Nagita Larasati
( Korban ) pun tak tinggal diam langsung melaporkan kejadian tersebut, yang didampinginya oleh rekan sesama wartawan GAKORPAN News ke Polres Metropolitan Tangerang Kota, dengan Surat Tanda Penerimaan Pengaduan
Nomor : LAPDUAN/293/V/ 2024/Satreskrim/ Restro Tangerang Kota. Pada tanggal 07 mei 2025 beberapa pekan yang lalu.

Namun atas STPP yang diterima oleh Nagita Larasati ada hal yang jadi pertanyaan tegas dan seakan terkesan tidak profesional kenapa untuk (STPP) Surat Tanda Pemerimaan Pengaduan tersebut tahunnya salah, yaitu tahun 2024, padahal semestinya tahun 2025, ini yang jadi pertanyaan dan di anggap tidak profesional dari anggota piket yang pada saat itu melayani Lapdu tersebut,

Walaupun tanggal nya 07 mei 2025 tetapi untuk laporan tersebut berdasarkan nomor laporan Pengaduan yang mengacu pada Nomor STPP (Surat Tanda Penerimaan Pengaduan), karena yang diketahui pada umumnya surat STPP itu online sampai ke Mabes Polri.

Atas hal tersebut Maman Sulaeman S.H., MH., yang mendampingi selaku kuasa Hukum dari Nagita Larasati, setelah mengetahui pun bahkan sudah datang hadir ke Polres Metro Tangerang Kota, untuk minta diperbaharui, tetapi tidak juga dirubah dan diberikan surat yang baru yang benar seharusnya, yang mana semestinya (STPP) Surat Tanda Penerimaan Pengaduan tersebut, adalah Nomor: LAPDUAN/293/V/2025/ Sat Reskrim/ Restro Tangerang Kota.

Berdasarkan STPP dalam keterangan tertera yang diberikan oleh Nagita Larasati, yaitu dimana dirinya sewaktu mengalami perampasan unit sepeda motornya dijalan raya oleh oknum Matel / DC, dimana diuraikan dalam STPP ada keterangan atas kejadian itu,

” Nagita larasati dan temannya dihampiri oleh Oknum Matel/ Debcoll yang mengaku dari Kantor FIF dan mengatakan, bahwa motor yang dikendarai Nagita Larasati menunggak pembayaran.
Dari salah satu pelaku ada yang membentak Nagita Larasati dengan kalimat “Bukan urusan” dengan nada tinggi sehingga Nagita takut dan menyerahkan kendaraannya di kantor para pelaku Oknum Matel / Debcoll.
Dan setelah adanya terima STPP (Surat Tanda Penerimaan Pengaduan) tersebut sudah berjalan 2 Minggu (14 hari kerja), tapi belum ada kejelasan dan informasi terkait adanya ditangkap atau ditindak tegas para oknum Matel / DC, sebagai pelaku atas kasus perampasan sepeda motor Honda beat Warna hitam tahun 2024 dengan Nomor polisi A-4090-XCC.

Maka atas hal tersebut, kami dari Keluarga Nagita Larasati dan rekan wartawan lainnya yang menjadi bagian Keluarga, “meminta dan memohon kepada Bapak Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho .S.H., S.I.K.,M.Si., beserta jajarannya untuk segera tangkap dan proses tegas para pelaku Oknum Matel /DC ( Debt Collector), beserta amankan barang bukti Unit sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nomor A-4090-XCC.
Pungkasnya.

Apalagi saat ini, sudah jelas diberbagai flatform Media tegas arahan dan perintah dari Pimpinan tertinggi POLRI dan jajaran APH lainnya, yang sudah perintahkan dan berkakukan untuk berantas tuntas para oknum preman maupun para Oknum preman berkedok Matel/ Debt Collector, yang sudah sangat meresahkan dan tidak diinginkan kehadirannya oleh Masyarakat luas, serta dianggap sudah sangat menggangu akan keberadaannya di wilayah Tangerang Raya ini Provinsi Banten dan semua Daerah pada umum nya.

  • Penulis: Banten Reporter

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perumda Tirta Benteng Pastikan Kualitas Air Saat Ini Sudah Aman

    Perumda Tirta Benteng Pastikan Kualitas Air Saat Ini Sudah Aman

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 149
    • 0Komentar

    KOTA TANGERANG,– Perumda Tirta Benteng memastikan kualitas air yang kini kembali disalurkan kepada pelanggan berada dalam kondisi aman dan sesuai standar baku mutu. Hal tersebut disampaikan usai sempat terdeteksinya pencemaran pada aliran air baku, pada Senin (9/2) malam atau sekitar pukul 22.00 WIB. Direktur Teknik Perumda Tirta Benteng Joko Surana menjelaskan, gangguan bermula saat aliran […]

  • Pemprov Banten Siapkan Anggaran Open Bidding PON 2032

    Pemprov Banten Siapkan Anggaran Open Bidding PON 2032

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Serang – Sebagai bentuk keseriusan Provinsi Banten dalam mendaftar sebagai tuan rumah PON 2032 bersama Lampug, Pemprov Banten telah menyiapkan Anggaran sebesar Rp3,5 miliar untuk open bidding. Hal itu terungkap saat forum OPD Dina Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banten di Aula Bappeda Banten, Selasa, 10 Februari 2026. Kepala Dispora Provinisi Banten, Ahmad Syaukani mengatakan, untuk pendaftaran […]

  • Bom Bunuh Diri Guncang Masjid di Islamabad

    Bom Bunuh Diri Guncang Masjid di Islamabad

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Ibu kota Pakistan, Islamabad, berduka setelah serangan bom bunuh diri mematikan melanda Masjid Khadija Tul Kubra di kawasan Tarlai Kalan pada Jumat 6 Februari b2026 siang waktu setempat. Insiden tragis yang terjadi di tengah pelaksanaan ibadah salat Jumat tersebut dilaporkan telah merenggut sedikitnya 31 nyawa dan menyebabkan puluhan lainnya luka-luka. Menurut keterangan Menteri Pertahanan Pakistan, […]

  • 5 Wisata di Banten yang Bagus

    5 Wisata di Banten yang Bagus

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 549
    • 0Komentar

    Banten, provinsi yang terletak di ujung barat Pulau Jawa, menyimpan banyak destinasi wisata menarik yang sayang untuk dilewatkan. Dari pantai yang indah hingga tempat bersejarah, Banten menawarkan pengalaman liburan yang beragam. Berikut ini adalah 5 wisata di Banten yang bagus dan wajib dikunjungi. 1. Pantai Anyer Pantai Anyer adalah salah satu destinasi favorit di Banten. […]

  • Andra Soni Lepas Ekspor Emping Melinjo 6,48 Ton ke Arab Saudi Ton ke

    Andra Soni Lepas Ekspor Emping Melinjo 6,48 Ton ke Arab Saudi Ton ke

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 466
    • 0Komentar

    SERANG-Gubernur Banten Andra Soni, melepas ekspor 6,48 ton emping melinjo ke Arab Saudi. Ekspor yang kelima kalinya dilakukan oleh CV Novan Putra itu, sebelumnya dilakukan ke Singapura, Korea, Australia dan Amerika Serikat. Pelepasan dilakukan di Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Sertifikasi Mutu Barang, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten, Jln. Raya Serang-Jakarta, Penancangan, Cipocok Jaya, […]

  • Harga emas Dunia Hancur lebur

    Harga emas Dunia Hancur lebur

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 452
    • 0Komentar

    Bantenpost – Harga emas dunia mengalami keterpurukan dengan jatuh selama empat hari beruntun. Sinyal negosiasi tarif antara China dengan Amerika Serikat (AS) hingga melesatnya imbal hasil obligasi AS 10 tahun, menjadi faktor utama jatuhnya harga emas. Pada perdagangan Jumat (2/5/2025), harga emas dunia mengalami pelemahan 0,01% di level US$3.240,08 per troy ons. Melemahnya harga emas tercatat […]

expand_less