Tak Diurus Pemerintah, Taman Teluknaga Dirawat Pemilik Warung Kopi Pakai Ongkos Pribadi
- account_circle Banten Reporter
- calendar_month 15 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar

Kabupaten Tangerang-Taman Teluknaga di Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, kini terbengkalai. Sejak pandemi Covid-19, taman tersebut tidak lagi memiliki pengurus dan operasional resmi dari pemerintah.
Akibatnya, sejumlah fasilitas taman rusak dan hilang, rumput liar tumbuh tinggi, penerangan minim, serta jalan di sekitar taman rusak.
Kondisi itu menyebabkan taman yang dulunya ramai kini sepi pengunjung. Taman Teluknaga juga kini dinilai rawan kejahatan, terutama pada malam hari.
Sejak tidak ada lagi pengurus resmi dari pemerintah, Taman Teluknaga dirawat oleh warga Tanjung Burung sekaligus pemilik warung kopi bernama Biran (53).
Biran bersama sang istri menjadi satu-satunya pedagang yang bertahan di taman yang kini telah terbengkalai itu. Bahkan, Biran sengaja tinggal di warung untuk merawat Taman Teluknaga.
Padahal lokasi rumah Biran tidak jauh dari Taman Teluknaga, hanya sekitar 50 meter. Namun, Biran tetap memilih tidur warung, sedangkan istrinya pulang. “Saya tinggal dekat sini, enggak jauh, jalan kaki juga sampai. Istri mah pulang karena kan ada anak saya. Kalau saya di sini jaga warung sama ada alat-alat mesin yang dijaga,” ujar Biran.
- Penulis: Banten Reporter





