Korban diketahui bernama Suparman, warga Lingkungan Kebondalem Blok Sempu, Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon. Almarhum berstatus sebagai karyawan swasta dan selama ini mengurus serta menjaga rumah kosong milik seseorang bernama Muhammad, yang saat ini berdomisili di Pasuruan, Jawa Timur.
Penemuan jasad korban pertama kali diketahui oleh anak korban, Novan (31), bersama ibunya Sukiyati (53). Keduanya mendatangi lokasi setelah berusaha mencari keberadaan korban sejak pagi hari.
“Anak korban bersama ibunya datang ke lokasi sekitar pukul 05.30 WIB dengan maksud mencari keberadaan ayahnya. Lokasi diketahui setelah melacak melalui email korban,” ujar Kasi Humas Polres Cilegon, AKP Sigit Dermawan, dalam keterangannya.
Setibanya di lokasi, pintu rumah diketahui terkunci dari dalam. Keduanya kemudian memanjat pagar dan mengintip melalui jendela rumah, hingga melihat korban sudah dalam kondisi tergantung.
Berdasarkan keterangan saksi, korban sehari-hari bekerja di PT Krakatau Posco Energi, namun juga berstatus sebagai penjaga dan petugas kebersihan rumah kosong tersebut. Rumah itu telah kosong sekitar lima tahun dan sedang dalam proses penawaran untuk dijual.
Saksi lain, Soleha, yang juga bekerja sebagai pembantu bersih-bersih rumah tersebut, menyebutkan bahwa kunci rumah hanya dipegang oleh dua orang, yakni dirinya dan korban.
Setelah kejadian tersebut, warga setempat segera menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Kotasari. Petugas dari Polsek Pulomerak kemudian mendatangi lokasi, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), serta berkoordinasi dengan tim Inafis Satreskrim Polres Cilegon untuk melakukan olah TKP.






