Breaking News
light_mode
Beranda » Banten » Jawara Beton Genap Setahun, Menteri Imipas Pantau Langsung Pembinaan di Lapas Kelas 1 Tangerang

Jawara Beton Genap Setahun, Menteri Imipas Pantau Langsung Pembinaan di Lapas Kelas 1 Tangerang

  • account_circle Banten Reporter
  • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
  • visibility 102
  • comment 0 komentar

Kota Tangerang – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi pembinaan yang produktif melalui kunjungan kerja Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jend. Polisi (Purn) Drs. Agus Andrianto., S.H., M.H., bersama jajaran dalam rangka meninjau langsung pengembangan Program Pembinaan Kemandirian Unit Jawara Beton, Kamis (12/2). Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum peringatan satu tahun berdirinya unit Jawara Beton sebagai salah satu program unggulan pembinaan berbasis industri di lingkungan Pemasyarakatan.

Kunjungan tersebut menegaskan komitmen pembinaan Warga Binaan yang meliputi pembentukan karakter, penguatan kompetensi kerja, serta pemberdayaan ekonomi yang selaras dengan kebutuhan industri, khususnya di sektor konstruksi dan pengolahan beton. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemasyarakatan dalam mendorong Warga Binaan agar memiliki keterampilan yang produktif, adaptif, dan berdaya saing saat kembali ke masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan beserta Direktur Jenderal Penataan Ruang Laut (Kartika Listriana, S.T., MPPM), Sekretaris Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan beserta jajaran, Direktur Utama PLN, perwakilan Summarecon, perwakilan Kreasi Purnama Group, perwakilan BRI, jajaran Polres Tangerang, Kapolsek Benteng, Kapolsek Tangerang Kota, Danramil Tangerang, Kepala BPSDM Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan beserta rombongan, Kepala Kantor Imigrasi Cilegon, Kepala Kantor Imigrasi Tangerang, serta para Kepala UPT se-Tangerang Raya. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan kuatnya dukungan lintas sektor terhadap penguatan pembinaan berbasis produktivitas di lingkungan Pemasyarakatan.

Dalam peninjauan tersebut, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan meninjau secara langsung proses produksi yang dijalankan Warga Binaan, mulai dari tahapan pencetakan, pengeringan, hingga produk akhir. Menteri juga melakukan evaluasi satu tahun pengembangan unit Jawara Beton dengan melihat berbagai inovasi, termasuk pengembangan RISHAM (Rumah Instan Sehat Aman dan Murah) berupa panel beton rumah tahan gempa. Sejumlah produk unggulan seperti paving block, roster, serta beragam produk turunan beton lainnya turut dipamerkan sebagai bukti peningkatan kualitas, kapasitas produksi, dan inovasi berkelanjutan.

Selain meninjau Jawara Beton, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk melihat secara langsung kesiapan Lapas Kelas I Tangerang dalam rencana pengembangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pengembangan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai program nasional pemerintah bagi anak-anak sekolah. Melalui SPPG, Lapas Kelas I Tangerang berperan sebagai sarana pendukung penyaluran makanan bergizi dengan melibatkan Warga Binaan dalam proses layanan tersebut.

Inovasi dan capaian tersebut memperoleh apresiasi langsung dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Ia menilai unit Jawara Beton sebagai contoh konkret keberhasilan pembinaan berbasis industri yang mampu berkontribusi pada program strategis nasional, khususnya dalam mendukung pembangunan sarana Program Makan Bergizi Gratis melalui penyediaan kebutuhan konstruksi SPPG.

“Kami berterima kasih kepada Kepala Badan Gizi Nasional yang telah memberikan kesempatan kepada jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, untuk terlibat dalam program Makan Bergizi Gratis`. Pada tahap pertama terdapat delapan titik, satu telah berjalan di Sukamiskin sehingga total menjadi sembilan, dan pada tahap berikutnya direncanakan pembangunan sekitar 200 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang juga akan melibatkan jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan,” ungkap Agus Andrianto.

Apresiasi serupa turut disampaikan oleh Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Laksamana TNI (Purn.) Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A.,, yang menilai program tersebut sebagai wujud nyata sinergi antara pembinaan dan kebutuhan pembangunan nasional.

“Inisiatif ini menunjukkan bahwa pembinaan di lingkungan pemasyarakatan dapat menjadi sarana pemberdayaan yang efektif. Dengan kolaborasi lintas sektor, hasil pembinaan tidak hanya berhenti di dalam Lapas, tetapi dapat langsung menjawab kebutuhan industri dan pembangunan nasional. Optimalisasi produksi ini juga bukan semata untuk menekan biaya, melainkan sebagai langkah konkret dalam memenuhi kebutuhan material pembangunan—mulai dari hunian hingga infrastruktur jalan—guna mendukung produktivitas di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur PLN UBP Lontar 3 Banten, Darmawan Prasodjo, menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan unit Jawara Beton sebagai bagian dari kolaborasi BUMN dalam mendorong program pembinaan produktif. Ia menegaskan bahwa keterlibatan PLN tidak hanya sebatas dukungan infrastruktur, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam memperkuat ekosistem pembinaan berbasis industri di lingkungan Pemasyarakatan.

“Kami melihat program ini memiliki potensi besar, tidak hanya dalam aspek produksi, tetapi juga dalam membangun kapasitas sumber daya manusia. FABA bukan sekadar limbah, melainkan solusi efisiensi yang dapat dimanfaatkan secara optimal. Dengan menjaga kualitas SDM, ketersediaan bahan baku, serta ketepatan waktu pengiriman, sinergi antara PLN dan Lapas Kelas I Tangerang diharapkan terus berkembang, sehingga mampu mendukung pembangunan infrastruktur yang lebih terjangkau dan berkelanjutan, sekaligus memberikan dampak nyata bagi Warga Binaan dan masyarakat,” ungkap Darmawan.

Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, menegaskan bahwa unit Jawara Beton dirancang sebagai sarana pemberdayaan sosial sekaligus ekonomi bagi Warga Binaan.

“Kami berkomitmen menempatkan Warga Binaan sebagai subjek pembinaan yang dilibatkan secara aktif dalam seluruh tahapan proses, mulai dari perencanaan, produksi, hingga pengendalian mutu. Melalui mekanisme tersebut, mereka tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga membentuk disiplin, tanggung jawab, serta etos kerja sebagai bekal untuk kembali berperan secara produktif di tengah masyarakat,” jelasnya.

Sinergi lintas instansi ini membuka peluang strategis bagi pengembangan unit Jawara Beton, mulai dari peningkatan kualitas dan variasi produk, penguatan standar produksi, perluasan jejaring pemasaran, hingga potensi kerja sama penyerapan tenaga kerja bagi Warga Binaan setelah menyelesaikan masa pidana. Kolaborasi tersebut sekaligus menegaskan bahwa pembinaan di lingkungan pemasyarakatan dapat terintegrasi secara konstruktif dengan ekosistem industri dan agenda pembangunan nasional.

Melalui unit Jawara Beton, Lapas Kelas I Tangerang terus mengembangkan model pembinaan progresif yang menempatkan Warga Binaan sebagai insan produktif yang diberdayakan dan memiliki peran nyata dalam proses pembangunan. Program ini diharapkan tidak hanya menghasilkan produk beton yang berkualitas dan inovatif, tetapi juga melahirkan sumber daya manusia yang terampil, mandiri, berdaya saing, serta siap berkontribusi positif bagi masyarakat dan dunia kerja setelah kembali ke lingkungan sosialnya.

(red)

  • Penulis: Banten Reporter

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertemuan Prabowo dengan 5 Pengusaha Kelas Kakap

    Pertemuan Prabowo dengan 5 Pengusaha Kelas Kakap

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 104
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menerima audiensi dari lima pengusaha nasional di Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Bogor, Selasa (10/2/2026) malam. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan, pertemuan tersebut berlangsung sekitar 4,5 jam. “Pertemuan tersebut berlangsung lebih dari 4,5 jam, dimulai sejak pukul 19.00 hingga sekitar 23.30 WIB,” tulis Teddy melalui akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet, Rabu (11/2/2026). Lima pengusaha nasional tersebut di antaranya Prajogo […]

  • Cemari Cisadane Mentri LH Akan Gugat Gudang Pestisida

    Cemari Cisadane Mentri LH Akan Gugat Gudang Pestisida

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 103
    • 0Komentar

      Tangsel – Kebakaran gudang milik PT Biotek Saranatama berbuntut panjang setelah cairan pestisida mengalir ke Sungai Jeletreng, anak sungai Cisadane, di Tangerang Selatan. Menteri Lingkungan Hidup (LH) Faisol Hanif Nurofiq akan menggugat gudang tersebut karena pestisida yang mencemari sungai. “Kemudian dari sisi perdatanya kita akan ambil sebagaimana dimaksud di dalam Pasal 87 dan 90 […]

  • Harga emas Dunia Hancur lebur

    Harga emas Dunia Hancur lebur

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Bantenpost – Harga emas dunia mengalami keterpurukan dengan jatuh selama empat hari beruntun. Sinyal negosiasi tarif antara China dengan Amerika Serikat (AS) hingga melesatnya imbal hasil obligasi AS 10 tahun, menjadi faktor utama jatuhnya harga emas. Pada perdagangan Jumat (2/5/2025), harga emas dunia mengalami pelemahan 0,01% di level US$3.240,08 per troy ons. Melemahnya harga emas tercatat […]

  • Seragam Dibayar, Kwitansi Tak Diterima, Kepsek Lepas Kalimat Misterius: ‘Bapak Pahamlah!’

    Seragam Dibayar, Kwitansi Tak Diterima, Kepsek Lepas Kalimat Misterius: ‘Bapak Pahamlah!’

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 252
    • 0Komentar

      Tangerang, bantenpost.net-Dugaan praktik jual-beli seragam di SMKN 2 Tangerang jadi sorotan publik. Pasalnya, pihak sekolah disebut-sebut melakukan penjualan seragam tanpa transparansi dan menolak memberikan kwitansi resmi kepada orang tua yang sudah membayar. Menanggapi hal itu, Kepala SMKN 2 Kota Tangerang, Sri Sulastri, mengatakan bahwa seluruh proses pengadaan dan pendistribusian seragam dilaksanakan sesuai dengan ketentuan […]

  • Aksi Sigap Tim Damkar Ciledug Kota Tangerang: Tangkap Ular Sanca Sepanjang 4 Meter Usai Memangsa Ayam Warga Paninggilan

    Aksi Sigap Tim Damkar Ciledug Kota Tangerang: Tangkap Ular Sanca Sepanjang 4 Meter Usai Memangsa Ayam Warga Paninggilan

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Rasa cemas yang menghantui warga Perumahan Pondok Lakah Permai, Kelurahan Paninggilan, Ciledug, kini berakhir. Tim UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciledug berhasil mengevakuasi seekor ular sanca berukuran jumbo yang selama ini menjadi penyebab hilangnya hewan ternak warga, Selasa (10/02/26). Aksi evakuasi bermula saat petugas menerima laporan warga terkait keberadaan predator melata tersebut di lingkungan RT 02/RW […]

  • Wabup Intan Simbolis Serahkan 334 SK Kenaikan Pangkat dan 39 SK Pensiun

    Wabup Intan Simbolis Serahkan 334 SK Kenaikan Pangkat dan 39 SK Pensiun

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Tigaraksa –Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menyerahan secara simbolis Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat sebanyak 334 Pegawai Negeri Sipil Periode Maret 2026 serta SK Pemberhentian dan Pelepasan 39 orang PNS yang memasuki masa pensiun, Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Maret 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Wakil Bupati Tangerang, Senin (9/2/26),  Pada […]

expand_less