Breaking News
light_mode
Beranda » Banten » Disorot Publik! SMKN 2 Tangerang Dituding Tak Transparan Soal Seragam, Jawaban Kepsek ‘Pahamlah’, Bikin Netizen Geleng Kepala

Disorot Publik! SMKN 2 Tangerang Dituding Tak Transparan Soal Seragam, Jawaban Kepsek ‘Pahamlah’, Bikin Netizen Geleng Kepala

  • account_circle Banten Reporter
  • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
  • visibility 223
  • comment 0 komentar

Tangerang, bantenpost.net-SMKN 2 Tangerang tengah menjadi buah bibir di jagat maya setelah mencuat dugaan praktik jual beli seragam sekolah tanpa kwitansi resmi. Masalah ini mencuri perhatian publik usai pernyataan kontroversial Kepala Sekolah kepada wartawan yang menanyakan soal transparansi pembayaran. Bukannya memberikan klarifikasi jelas, sang Kepala Sekolah justru menjawab singkat, “Pahamlah.”

Pernyataan itu sontak memicu gelombang reaksi dari netizen. Banyak yang menilai sikap tersebut terkesan meremehkan pertanyaan media dan mengabaikan hak orang tua siswa untuk mendapatkan bukti pembayaran resmi.

“Udah biasa, udah pahamlah ga usah dijelaskan,” tulis salah satu pengguna X yang ikut mengomentari. Ada pula yang menambahkan, “Itu sudah rahasia umum pak bukan di Tangerang saja di jawa barat juga ada, itu akal licik sekolah untuk menghilangkan barang bukti…,” tulisnya di kolom komentar.

Akun lainnya mengomentari dengan nada sindiran, “bapak pahamlah, ini Banten”, disambung akun lain, “lah emg baru tau apah, banyak masih yg kayak gitu,”.

“Kurangnya pengawasan dari dinas pendidikan sehingga terkesan seperti adanya pembiaran terhadap praktik-praktik seperti jual seragam, studi tour dll pada akhirnya ada keuntungan diluar dari fungsi sekolah,” tulis akun X.

Ada juga yang memberikan komentar, “Namanya jual beli, atau pembayaran wajib ada bukti kwitansi/struk/incvoice/ atau apalah yg bisa menjadi barang bukti uang diterima ,klo tidak ada ya aneh,kemana uang tsb masuknya, apalagi ini menyangkut byk org, harus ditertibkan karena kasus ini banyak terjadi di sekolah2 negri,” ungkapnya mengomentari.

Isu ini kian panas setelah sejumlah warganet mengaku mengalami hal serupa di sekolah negeri lainnya, menyoroti praktik penjualan seragam yang seolah menjadi kewajiban tanpa kejelasan mekanisme dan kwitansi resmi.

Setelah mencuatnya pemberitaan SMKN 2 Tangerang soal dugaan jual beli seragam yang disinyalir jadi ladang bisnis dan tidak sesuai mekanisme dan tidak transparan, masyarakat kini menuntut Dinas Pendidikan Provinsi Banten serta Gubernur Banten untuk turun tangan dan menindaklanjuti persoalan ini secara serius.

“Ini bukan hanya soal seragam, tapi soal kepercayaan publik. Kalau tidak ada kwitansi, apakah ini yang disebut transparan dan sesuai mekanisme?, ujar Pengamat Pendidikan, Fajar Herwindo, kepada wartawan, Senin (3/11).

Ia menambahkan, “Gubernur harus buka mata. Jangan biarkan praktik seperti ini jadi budaya di sekolah negeri. Pendidikan harus bersih dan transparan,” tutupnya.

(red)

  • Penulis: Banten Reporter

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raja Ecommerce Bagi-Bagi Duit Rp 19 T, Tuai Kritik Anggota DPR

    Raja Ecommerce Bagi-Bagi Duit Rp 19 T, Tuai Kritik Anggota DPR

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Jakarta— Raksasa e-commerce Korea Selatan, Coupang, mengumumkan rencana pembagian dana kompensasi senilai 1,69 triliun won atau sekitar Rp19 triliun kepada para penggunanya. Kebijakan ini diambil menyusul kebocoran data berskala besar yang terjadi di platform tersebut pada bulan lalu.Mengutip laporan Reuters, Minggu (8/2/2026), dana kompensasi itu akan diberikan kepada sekitar 33,7 juta pemilik akun Coupang. Perusahaan […]

  • 3 Pengasuh Ponpes di Gresik Ditahan terkait Kasus Dana Hibah Rp400 Juta

    3 Pengasuh Ponpes di Gresik Ditahan terkait Kasus Dana Hibah Rp400 Juta

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 68
    • 0Komentar

      GRESIK – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menahan tiga pengasuh pondok pesantren Al-Ibrahimi Manyar terkait dugaan korupsi dana hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur senilai Rp400 juta. Dari tiga tersangka tersebut, dua orang langsung ditahan di Rutan Kelas IIB Cerme, Gresik, sementara satu tersangka lainnya menjalani tahanan rumah karena pertimbangan kondisi kesehatan. Proses penahanan dilakukan usai […]

  • Wali Kota Cilegon Robinsar Usai Tinjau Pasar Blok F

    Wali Kota Cilegon Robinsar Usai Tinjau Pasar Blok F

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Wali Kota Cilegon Robinsar memberikan sejumlah catatan terkait kondisi Pasar Blok F atau yang dikenal sebagai Pasar Kelapa. Beberapa catatan yang disampaikan, di antaranya soal harga bahan pokok, retribusi, dan persoalan lingkungan yang dikeluhkan masyarakat. “Alhamdulillah, tadi kita lihat harga sembako, kondisi pasarnya, target retribusi, kios-kios yang kosong, dan juga selokan yang memang banyak dilaporkan […]

  • Trump Siap Gandeng Erdogan

    Trump Siap Gandeng Erdogan

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Bantenpost- Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan siap bekerja sama dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk mengakhiri perang Rusia dan Ukraina. Kedua pemimpin itu sempat berbincang melalui sambungan telepon. Trump melalui jejaring sosial Truth Social miliknya mengatakan bahwa Erdogan juga telah mengundangnya untuk mengunjungi Turki. Undangan balasan agar pemimpin Turki itu ke Washington juga […]

  • Polresta Tangerang Kota diminta untuk Tangkap dan Tindak Tegas untuk STPP dan Lapdu kasus Perampasan Sepeda motor

    Polresta Tangerang Kota diminta untuk Tangkap dan Tindak Tegas untuk STPP dan Lapdu kasus Perampasan Sepeda motor

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 348
    • 0Komentar

      Kota Tangerang-Polresta Metro Tangerang Kota, Diminta Untuk Tangkap dan Tindak Tegas Atas STPP Lapdu Kasus Perampasan Sepeda Motor   Kapolres Metro Kota Tangerang diminta untuk tangkap dan segera proses tegas atas Surat Tanda Penerimaan Pengaduan (STPP). Lapdu kasus perampasan sepeda motor milik anak wartawan, korban Nagita Larasati seorang wanita anak dari seorang Wartawan Media […]

  • Polisi Tembak, Pria pembakar Bocah di Tangerang

    Polisi Tembak, Pria pembakar Bocah di Tangerang

    • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Pria berinisial HB, 38,terduga pelaku kekerasan dan pembakaran Bocah 5 Thn, MA, telahditangkap polisi. Pelaku ditangkap di Masjid Raya Alhidayah, deudeul, taraju, KabupatenTasuk malaya, Jawabarat, Selasa 29 April 2025 sekitar Pukul 06.30 WIB

expand_less