Breaking News
light_mode
Beranda » Kota Tangerang » Berbasis Ramah Lingkungan, Lapas Kelas I Tangerang Perkuat Peran sebagai Pusat Inovasi Batako FABA

Berbasis Ramah Lingkungan, Lapas Kelas I Tangerang Perkuat Peran sebagai Pusat Inovasi Batako FABA

  • account_circle Banten Reporter
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 21
  • comment 0 komentar

Tangerang, Bantenpost.net-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi pembinaan yang produktif melalui penerimaan kunjungan studi tiru dari Lapas Kelas IIB Indramayu terkait pengembangan produksi batako berbahan FABA (Fly Ash dan Bottom Ash), Rabu (18/2).

Kunjungan strategis ini merupakan tindak lanjut dari surat permohonan studi tiru Lapas Indramayu bernomor WP.11.PAS.UM.01.01-386 tertanggal 17 Februari 2026. Hal ini semakin memperkuat posisi Lapas Kelas I Tangerang sebagai rujukan pembinaan kemandirian berbasis industri ramah lingkungan di lingkungan Pemasyarakatan.

Lapas Kelas I Tangerang memfasilitasi rombongan Lapas Indramayu bersama perwakilan PLN Nusantara Power Unit PLTU Indramayu melalui rangkaian pemaparan dan peninjauan lapangan yang terstruktur. Kegiatan ini menegaskan komitmen pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek produksi, tetapi juga pada pembentukan karakter, penguatan kompetensi kerja, serta pemberdayaan ekonomi warga binaan yang selaras dengan kebutuhan industri dan prinsip keberlanjutan lingkungan.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai alur produksi batako FABA, mulai dari pengelolaan bahan baku, proses pencetakan, hingga pengendalian mutu dan penerapan standar keselamatan kerja. Rombongan juga menyaksikan secara langsung pemanfaatan FABA, produk turunan dari limbah sisa pembakaran batu bara yang diolah menjadi material konstruksi alternatif bernilai ekonomis dan ramah lingkungan.

Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai model pembinaan yang menempatkan warga binaan sebagai subjek pembelajaran yang aktif dan produktif.

“Kami berkomitmen menjadikan program ini sebagai wadah pembinaan yang tidak hanya menghasilkan produk bernilai ekonomis, tetapi juga membentuk karakter Warga Binaan melalui penanaman disiplin, tanggung jawab, dan etos kerja. Dengan demikian, mereka memiliki bekal yang kuat untuk kembali dan berperan aktif di tengah masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kegiatan Kerja Lapas Kelas I Tangerang, Aris Supriyadi, menegaskan bahwa optimalisasi FABA merupakan bagian dari strategi pembinaan berbasis manfaat dan keberlanjutan.
“Pemanfaatan FABA tidak hanya mendorong produktivitas warga binaan, tetapi juga memastikan program pembinaan selaras dengan prinsip ramah lingkungan dan kebutuhan industri. Kedepan, kami terbuka untuk memperkuat kolaborasi agar manfaatnya semakin luas,” ujarnya.

Apresiasi turut disampaikan oleh Kepala Seksi Binadik dan Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIB Indramayu, Rachmad Putra Susanto. Ia menilai pengelolaan program di Lapas Kelas I Tangerang telah berjalan secara sistematis, terukur, dan layak dijadikan referensi dalam pengembangan program serupa di daerah.

“Kami melihat pemanfaatan FABA di sini telah terstruktur dan memberikan dampak nyata. Studi tiru ini menjadi referensi penting bagi kami untuk mengembangkan program pembinaan yang lebih inovatif, produktif, dan berkelanjutan di Lapas Indramayu,” ungkapnya.

Asisten Manajer SDM, Umum, dan CSR PLN Nusantara Power Unit PLTU Indramayu, Puri Handoko mengatakan, pemanfaatan FABA oleh Lapas Kelas I Tangerang merupakan contoh nyata sinergi antara sektor energi dan Pemasyarakatan dalam mendorong terwujudnya ekonomi sirkular (pengolahan limbah secara efektif).

“Kami mendukung dan mengapresiasi inovasi yang dilakukan Lapas Kelas I Tangerang. Pemanfaatan FABA menjadi batako bernilai ekonomis menunjukkan bahwa limbah industri dapat dikelola secara produktif sekaligus memberikan manfaat sosial. Kedepan, kolaborasi seperti ini sangat potensial untuk terus dikembangkan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas I Tangerang terus mengembangkan model pembinaan inovatif yang menempatkan warga binaan sebagai insan produktif yang diberdayakan. Upaya tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan produk konstruksi yang berkualitas dan inovatif, tetapi juga melahirkan sumber daya manusia yang terampil, mandiri, berdaya saing, serta siap berkontribusi positif bagi masyarakat setelah kembali ke lingkungan sosialnya. (Red)

  • Penulis: Banten Reporter

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Diurus Pemerintah, Taman Teluknaga Dirawat Pemilik Warung Kopi Pakai Ongkos Pribadi

    Tak Diurus Pemerintah, Taman Teluknaga Dirawat Pemilik Warung Kopi Pakai Ongkos Pribadi

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Kabupaten Tangerang-Taman Teluknaga di Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, kini terbengkalai. Sejak pandemi Covid-19, taman tersebut tidak lagi memiliki pengurus dan operasional resmi dari pemerintah. Akibatnya, sejumlah fasilitas taman rusak dan hilang, rumput liar tumbuh tinggi, penerangan minim, serta jalan di sekitar taman rusak. Kondisi itu menyebabkan taman yang dulunya ramai kini sepi […]

  • Hormat Prabowo kepada Try Sutrisno

    Hormat Prabowo kepada Try Sutrisno

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Jakarta- Presiden RI Prabowo Subianto tampak memberi hormat kepada Wapres ke-6 Try Sutrisno sebelum dirinya berpidato dalam acara Halal Bihalal Purnawirawan TNI AD. Pantauan Kompas.com di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (6/5/2025), Prabowo awalnya duduk mendengarkan laporan Plt Ketua Persatuan Purnawirawan TNI AD Mayjen (Purn) Komaruddin Simanjuntak. Lalu, giliran Prabowo yang berbicara di depan panggung. Prabowo, […]

  • Gubernur Banten Gelar Rakor Persiapan Angkutan Lebaran 2026 Bersama Menhub

    Gubernur Banten Gelar Rakor Persiapan Angkutan Lebaran 2026 Bersama Menhub

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 24
    • 0Komentar

    SERANG – Andra Soni menggelar rapat koordinasi persiapan angkutan Lebaran atau Idul Fitri tahun 2026 di Gedung Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, pagi ini. Rakor itu akan dilaksanakan bersama Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi. Diketahui, hari ini merupakan cuti bersama Tahun Baru Imlek yang ditetapkan pemerintah. Selain menggelar rapat koordinasi, Gubernur juga memiliki agenda […]

  • Inilah Gudang Pestisida Yang Cemari Cisadane photo_camera 2

    Inilah Gudang Pestisida Yang Cemari Cisadane

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 27
    • 0Komentar

      Tangerang Selatan – Gudang pestisida di Setu, Tangerang Selatan, terbakar hingga membuat Sungai Cisadane tercemar. Kini gudang tersebut diberi garis polisi.  

  • Galigo Institute Jalin Sinergitas dengan Gabungan Wartawan Tangerang, Perkuat Peran Media dalam Edukasi Publik

    Galigo Institute Jalin Sinergitas dengan Gabungan Wartawan Tangerang, Perkuat Peran Media dalam Edukasi Publik

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Tangsel – Yayasan Galigo Institute menjalin sinergitas dengan Organisasi Gabungan Wartawan Tangerang (GAWAT) sebagai langkah strategis dalam memperkuat peran media sebagai mitra penyebaran informasi dan edukasi kepada masyarakat. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi momentum untuk membangun kerja sama berkelanjutan, khususnya dalam mendukung program-program rehabilitasi, sosial, dan kemanusiaan yang dijalankan oleh Galigo […]

  • 7 Level Shalat Menurut Imam Ghazali

    7 Level Shalat Menurut Imam Ghazali

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA — Shalat menempati posisi yang tinggi dalam perspektif ajaran Islam. Namun, tidak semua pelaksanaan ibadah itu memiliki kualitas yang sama. Ada orang yang mendirikan shalat sekadar untuk menggugurkan kewajiban. Ada pula yang beribadah itu untuk berupaya membersihkan hatinya dan mendekatkan diri kepada ridha Allah. Ulama besar dari abad ke-11, Imam Ghazali, menaruh perhatian serius pada soa kualitas […]

expand_less