Breaking News
light_mode
Beranda » Banten » Perumda Tirta Benteng Pastikan Kualitas Air Saat Ini Sudah Aman

Perumda Tirta Benteng Pastikan Kualitas Air Saat Ini Sudah Aman

  • account_circle Banten Reporter
  • calendar_month 17 jam yang lalu
  • visibility 21
  • comment 0 komentar

KOTA TANGERANG,– Perumda Tirta Benteng memastikan kualitas air yang kini kembali disalurkan kepada pelanggan berada dalam kondisi aman dan sesuai standar baku mutu.

Hal tersebut disampaikan usai sempat terdeteksinya pencemaran pada aliran air baku, pada Senin (9/2) malam atau sekitar pukul 22.00 WIB.

Direktur Teknik Perumda Tirta Benteng Joko Surana menjelaskan, gangguan bermula saat aliran air baku di Cikokol milik Kabupaten Tangerang terindikasi tercemar, ditandai dengan adanya bau tidak sedap, kandungan minyak, serta matinya ikan-ikan secara mendadak.

Informasi tersebut segera ditindaklanjuti oleh Perumda Tirta Benteng dengan melakukan pemantauan intensif.

Dan, pada pukul 22.30 WIB, indikasi serupa turut terdeteksi pada aliran air milik Perumda Tirta Benteng. Pencemaran tersebut diduga berasal dari polutan akibat kebakaran gudang kimia di wilayah Tangerang Selatan,” papar Joko, Selasa (10/2).

“Demi menjaga kualitas air bagi pelanggan, Perumda Tirta Benteng langsung menghentikan seluruh aliran air secara total. Tim teknis kemudian melakukan pemeriksaan berkala setiap 15 hingga 30 menit untuk memastikan kondisi air baku,” sambungnya.

Lanjut Joko, hasil pemantauan menunjukkan bahwa pada pukul 00.00 WIB, air sudah tidak lagi terindikasi cemaran bahan kimia maupun berbau.

“Sebagai langkah pengamanan, seluruh air yang terlanjur tercemar dibuang ke aliran laut, kemudian dilakukan pengisian ulang dengan air baku yang memenuhi standar kualitas. Proses distribusi kembali dimulai secara bertahap sejak pukul 05.00 WIB ke jaringan pipa utama,” jelasnya.

Pada pukul 08.00 WIB, air mulai mengalir ke rumah-rumah pelanggan secara bertahap.

Untuk wilayah ujung jaringan seperti Pondok Bahar dan Jatiuwung, aliran air membutuhkan waktu tambahan sekitar tiga hingga empat jam karena panjangnya jaringan pipa distribusi.

Perumda Tirta Benteng menegaskan, seluruh air yang kini kembali tersalurkan telah melalui proses pengawasan dan dipastikan tidak tercemar secara fisika maupun kimia.

“Kami memastikan air yang saat ini diterima pelanggan dalam kondisi aman dan layak digunakan. Dipastikan tidak tercemar fisika maupun kimia,” tegasnya.

Perumda Tirta Benteng juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta melaporkan apabila masih menemukan gangguan distribusi atau kualitas air di wilayah masing-masing. (*)

  • Penulis: Banten Reporter

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maryono Hasan: Pertahankan SPM Terbaik, Tingkatkan Kualitas Layanan Bagi Masyarakat

    Maryono Hasan: Pertahankan SPM Terbaik, Tingkatkan Kualitas Layanan Bagi Masyarakat

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 204
    • 0Komentar

      Tangerang, Banten post.net Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan menghadiri kegiatan Evaluasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) Triwulan III Tahun 2025 di Kantor Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Bina Bangda) Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Kamis (16/10/2025). Acara tersebut dihadiri juga oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari enam instansi Kota Tangerang Kegiatan ini […]

  • 3 Pengasuh Ponpes di Gresik Ditahan terkait Kasus Dana Hibah Rp400 Juta

    3 Pengasuh Ponpes di Gresik Ditahan terkait Kasus Dana Hibah Rp400 Juta

    • calendar_month 6 jam yang lalu
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 10
    • 0Komentar

      GRESIK – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menahan tiga pengasuh pondok pesantren Al-Ibrahimi Manyar terkait dugaan korupsi dana hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur senilai Rp400 juta. Dari tiga tersangka tersebut, dua orang langsung ditahan di Rutan Kelas IIB Cerme, Gresik, sementara satu tersangka lainnya menjalani tahanan rumah karena pertimbangan kondisi kesehatan. Proses penahanan dilakukan usai […]

  • Budi Gunawan Soal Karhutla: Kita Harus Belajar dari AS, Jepang, dan Korsel

    Budi Gunawan Soal Karhutla: Kita Harus Belajar dari AS, Jepang, dan Korsel

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 529
    • 0Komentar

    JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan menyebutkan Indonesia harus belajar dari pengalaman Amerika Serikat (AS), Jepang, dan Korea Selatan soal dampak dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). “Kita harus belajar dari pengalaman negara lain, di Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan, bahwa akibat perubahan iklim, dampak kebakaran hutan […]

  • Mantan Politisi Antar GrabFood Usai Keluar dari Partai

    Mantan Politisi Antar GrabFood Usai Keluar dari Partai

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Berbagai kalangan masyarakat bisa menjadi pengantar layanan makanan dari aplikasi. Termasuk seorang mantan politisi Singapura yang dilaporkan bekerja sebagai pengantar GrabFood di negara tersebut.Informasi tersebut dibagikan oleh pengguna Reddit pada 5 Februari 2026. Dia menyebut kaget menemukan mantan politisi Samuel Lee yang pernah menjadi anggota People’s Power Party (PPP) mengantar makanan. “Saya lapar di tempat […]

  • U.S. 2024 Election Developments: Key Race and What They Mean

    U.S. 2024 Election Developments: Key Race and What They Mean

    • calendar_month Jum, 10 Mei 2024
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Set up a WordPress site instantly with InstaWP & TemplateSpare!

  • Eks Asdep Perlindungan Khusus Anak: KASN Sangat Membantu Kami, Kenapa Dibubarkan?

    Eks Asdep Perlindungan Khusus Anak: KASN Sangat Membantu Kami, Kenapa Dibubarkan?

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Jakarta-Robert Parlindungan Sitinjak, mantan Asisten Deputi Perlindungan Khusus Anak di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), menyatakan keprihatinannya atas dihapusnya Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dalam Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN). Menurut Robert, keberadaan KASN bukan sekadar simbol kelembagaan, tetapi telah terbukti nyata dalam melindungi nilai-nilai profesionalisme dan keberpihakan pada kepentingan Publik, khususnya […]

expand_less