Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Prabowo Marah Besar Gara-gara Peringatan MSCI

Prabowo Marah Besar Gara-gara Peringatan MSCI

  • account_circle Banten Reporter
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • visibility 19
  • comment 0 komentar

Jakarta – Lembaga penyedia indeks global, Morgan Stanley Capital International (MSCI), menyoroti transparansi saham di pasar modal Indonesia dalam pengumumannya yang dirilis pada Rabu (28/1) lalu. Pengumuman tersebut lantas membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga perdagangan diberhentikan sementara atau trading halt.
Kejadian ini disebut membuat Presiden Prabowo Subianto marah. Pasalnya, peringatan MSCI dianggap berpotensi mencoreng kehormatan negara di mata global.

“Presiden Prabowo sangat marah. Dia sangat marah atas apa yang terjadi minggu lalu, terutama terkait kehormatan negara kita yang terancam,” ungkap Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan, Hashim Djojohadikusumo, dalam acara ASEAN Climate Forum (ACF), di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Hashim mengatakan, marah Prabowo juga dipicu karena banyaknya investor ritel yang menjadi korban. Selain itu, peringatan MSCI juga disebut mempertaruhkan reputasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).

“Investor ritel, banyak yang menjadi korban, kan? Banyak yang menjadi korban. Jadi ini sangat penting,” jelasnya.

Hashim menambahkan, pemerintah akan mengawasi otoritas pasar modal lebih ketat. Penguatan pengawasan ini dilakukan untuk menjaga kehormatan negara.

“Pemerintah Indonesia bertekad untuk menjaga kredibilitas dan kehormatan Republik Indonesia. Bagi Pak Prabowo, kehormatan Republik Indonesia sangat penting. Jadi, beliau akan mengawasinya dengan sangat ketat,” imbuhnya.

Sebagai informasi, IHSG sempat melemah hingga 7,35% ke level 8.320,55 pada perdagangan Rabu (28/1) menyusul pengumuman MSCI. Pada hari yang sama, IHSG bahkan sempat trading halt atau penghentian sementara perdagangan saham di sesi II perdagangan.

Langkah trading halt juga diambil BEI setelah IHSG melemah 8% pada sesi I perdagangan Kamis (29/1) kemarin. Meski terjadi trading halt, IHSG kembali menguat di penutupan perdagangan meski masih terkoreksi 1,06% ke level 8.232,20.

Adapun dalam pengumumannya, MSCI menyoroti terkait kepemilikan saham dan free float saham di Indonesia. Indeks global ini memberi waktu bagi otoritas pasar modal Indonesia untuk memenuhi aspek transparansi hingga Mei 2026.

Langkah ini dilakukan dengan memperhatikan penurunan bobot dalam Indeks Pasar Emergen MSCI untuk semua sekuritas Indonesia. Selain itu, jika perbaikan tak kunjung dilakukan, MSCI berpotensi menurunkan klasifikasi pasar saham Indonesia dari status Emerging Market ke Frontier Market.

  • Penulis: Banten Reporter

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT Titis Sampurna Wujudkan “Peduli Kemanusiaan dan Lingkungan Hidup” di Sukabumi

    PT Titis Sampurna Wujudkan “Peduli Kemanusiaan dan Lingkungan Hidup” di Sukabumi

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Bantenpost.net-PT Titis Sampurna (PTTS) kembali menunaikan komitmen tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan menggelar serangkaian kegiatan bertema ‘Peduli Kemanusiaan dan Lingkungan Hidup’ di Kabupaten Sukabumi pada 22 dan 23 November 2025. Tim CSR PTTS diwakili Reri Adrian, Roberto, Wayan Urip, Rudi Ristiawan, Ali Yusuf, Sanni, Agra dan Rosyid. “Kegiatan CSR ini merupakan bagian dari upaya […]

  • Raja Ecommerce Bagi-Bagi Duit Rp 19 T, Tuai Kritik Anggota DPR

    Raja Ecommerce Bagi-Bagi Duit Rp 19 T, Tuai Kritik Anggota DPR

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Jakarta— Raksasa e-commerce Korea Selatan, Coupang, mengumumkan rencana pembagian dana kompensasi senilai 1,69 triliun won atau sekitar Rp19 triliun kepada para penggunanya. Kebijakan ini diambil menyusul kebocoran data berskala besar yang terjadi di platform tersebut pada bulan lalu.Mengutip laporan Reuters, Minggu (8/2/2026), dana kompensasi itu akan diberikan kepada sekitar 33,7 juta pemilik akun Coupang. Perusahaan […]

  • Skandal 20 Kader PDIP Duduki jabatan Strategis di DKI

    Skandal 20 Kader PDIP Duduki jabatan Strategis di DKI

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Jakarta- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik yg 59 pejabat eselon II di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, pada Rabu 7 Mei 2025 lalu. Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 6419/B-BM.02.01/SD/K/2025 tanggal 27 April 2025, Nomor 6680/B-BM.02.01/SD/K/2025 tanggal 2 Mei 2025, dan Nomor 04092/R-AK.02.03/SD/K/2025 hal […]

  • Kisruh Mutasi ASN di Maybrat

    Kisruh Mutasi ASN di Maybrat

    • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Jakarta,15/5/2025 Jakarta-Badan Kepegawaian Negara (BKN) menggelar pertemuan strategis dengan Tim Garda Tipikor Indonesia (GTI), untuk membahas laporan dugaan pelanggaran sistem merit dalam proses mutasi dan pengangkatan pejabat di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya. Pertemuan berlangsung di Kantor BKN Pusat, Jumat lalu (9/5/2025) dan dihadiri oleh Sekjen DPP GTI Deri Hartono serta Tim Teknis Direktorat Wasdal BKN […]

  • Budi Gunawan Soal Karhutla: Kita Harus Belajar dari AS, Jepang, dan Korsel

    Budi Gunawan Soal Karhutla: Kita Harus Belajar dari AS, Jepang, dan Korsel

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 529
    • 0Komentar

    JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan menyebutkan Indonesia harus belajar dari pengalaman Amerika Serikat (AS), Jepang, dan Korea Selatan soal dampak dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). “Kita harus belajar dari pengalaman negara lain, di Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan, bahwa akibat perubahan iklim, dampak kebakaran hutan […]

  • Siapa Peserta Pendidikan Militer SMA Dedi Mulyadi? Ini Kriterianya

    Siapa Peserta Pendidikan Militer SMA Dedi Mulyadi? Ini Kriterianya

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 312
    • 0Komentar

    JAKARTA, KOMPAS.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkap sejumlah kriteria anak nakal atau bermasalah yang akan mengikuti pendidikan militer. Hal tersebut disampaikannya usai rapat kerja bersama Komisi II DPR, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan gubernur dari seluruh provinsi pada Selasa (29/4/2025). “Tukang tawuran, tukang mabuk, tukang main Mobile Legend yang kalau malam kemudian bangunnya […]

expand_less