Breaking News
light_mode
Beranda » Banten » Seragam Dibayar, Kwitansi Tak Diterima, Kepsek Lepas Kalimat Misterius: ‘Bapak Pahamlah!’

Seragam Dibayar, Kwitansi Tak Diterima, Kepsek Lepas Kalimat Misterius: ‘Bapak Pahamlah!’

  • account_circle Banten Reporter
  • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
  • visibility 222
  • comment 0 komentar

 

Tangerang, bantenpost.net-Dugaan praktik jual-beli seragam di SMKN 2 Tangerang jadi sorotan publik. Pasalnya, pihak sekolah disebut-sebut melakukan penjualan seragam tanpa transparansi dan menolak memberikan kwitansi resmi kepada orang tua yang sudah membayar.

Menanggapi hal itu, Kepala SMKN 2 Kota Tangerang, Sri Sulastri, mengatakan bahwa seluruh proses pengadaan dan pendistribusian seragam dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang telah diatur oleh Dinas Pendidikan Provinsi Banten.

“Sekolah hanya berperan dalam memberikan informasi serta memfasilitasi peserta didik dan orang tua agar prosesnya berjalan tertib dan seragam, tanpa ada kewajiban untuk membeli melalui pihak sekolah,” ujar Sri kepada wartawan, pada Kamis (30/10).

Ia memastikan bahwa tidak ada paksaan, kewajiban, maupun keuntungan pribadi yang diambil dari kegiatan tersebut. SMKN 2 Tangerang berkomitmen untuk selalu menjunjung tinggi transparansi, akuntabilitas, dan integritas dalam setiap kegiatan.

“Perihal pengelolaan jual beli seragam dan permasalahan kwitansi itu ranah koperasi sekolah. Ya bapak pahamlah!,” ucap Sri sambil tersenyum.

Ironisnya, koperasi sekolah yang disebut-sebut dalam pengelolaan penjualan seragam yang mekanismenya dilakukan sesuai aturan dan ketentuan, ternyata dikendalikan oleh guru aktif dan pensiunan guru.

“Koperasi sekolah dikelola oleh guru aktif dan pensiunan guru. Perihal permintaan kwitansi memang kami (koperasi) tidak mau mengeluarkan,” ungkap seorang Komite kepada wartawan saat wawancara langsung bersama Kepala sekolah dan beberapa guru lainnya yang hadir mendampingi.

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar: apakah praktik tersebut memang murni kegiatan koperasi, atau justru menjadi ladang bisnis terselubung di bawah bendera sekolah negeri?

Seorang narasumber menuturkan bahwa pembelian seragam dilakukan melalui koperasi sekolah, namun saat diminta bukti transaksi (kwitansi) pihak sekolah justru mengelak.

“Kami diminta bayar sekian, tapi waktu minta kwitansi, pihak sekolah menolak. Katanya itu urusan koperasi dan ini menjadi pertanyaan besar bagi sebagian orang tua murid?,” ungkapnya kepada wartawan.

Tentunya dengan adanya penolakan pemberian kwitansi menjadi indikasi kuat bahwa transaksi ini tidak memiliki transparansi akuntabel. Dalam konteks lembaga pendidikan negeri, praktik seperti ini jelas mencederai prinsip keterbukaan publik.

Pengelolaan koperasi di lingkungan sekolah kembali menjadi sorotan. Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, koperasi sekolah harus dijalankan sesuai mekanisme resmi dan prinsip-prinsip koperasi yang sehat, di mana pengelolaan utamanya dilakukan oleh peserta didik, bukan oleh guru aktif.

Aturan ini ditegaskan untuk menjaga transparansi, menghindari konflik kepentingan, serta memastikan koperasi berfungsi sebagai wadah pembelajaran praktik kewirausahaan bagi siswa. Guru hanya berperan sebagai pembina atau pengawas, bukan sebagai pelaksana operasional maupun pengelola keuangan koperasi. (SY)

  • Penulis: Banten Reporter

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eks Petinggi Google Bilang Lulusan Hukum & Kedokteran Tak Laku Lagi

    Eks Petinggi Google Bilang Lulusan Hukum & Kedokteran Tak Laku Lagi

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Jakarta– Seorang mantan eksekutif Google memperingatkan bahwa gelar sarjana hukum dan kedokteran bisa menjadi “buang-buang waktu” di tengah laju perkembangan (AI) yang sangat cepat. Pernyataan ini mencerminkan kekhawatiran bahwa jalur pendidikan tradisional yang memakan waktu bertahun-tahun kini ketinggalan oleh kemajuan teknologi. Jad Tarifi, pendiri tim AI generatif pertama di Google dan alumnus PhD bidang AI, […]

  • IAI Sorot Marak Arsitek Asing Ilegal di Bali Layani WNA Bangun Vila

    IAI Sorot Marak Arsitek Asing Ilegal di Bali Layani WNA Bangun Vila

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 476
    • 0Komentar

    Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Provinsi Bali menyoroti maraknya arsitek asing yang diduga bekerja secara ilegal di Bali. Fenomena ini menimbulkan keresahan di kalangan arsitek lokal yang sudah terdaftar resmi. Ketua IAI Bali, I Wayan Agus Novi Dharmawan, menyebutkan bahwa berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja Bali, hanya ada empat perusahaan arsitek asing yang memiliki izin […]

  • CBA menyoroti peran PT United Tractors Tbk, yang merupakan anak usaha Astra Group

    CBA menyoroti peran PT United Tractors Tbk, yang merupakan anak usaha Astra Group

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 240
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pusat Kajian Anggaran (CBA) mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk memperluas cakupan penyelidikan kasus dugaan korupsi dalam tata kelola impor minyak mentah dan BBM nonsubsidi di tubuh Pertamina. CBA menyoroti pentingnya penelusuran potensi konflik kepentingan yang melibatkan sejumlah tokoh dan entitas korporasi besar, termasuk Presiden Direktur PT Astra International Tbk, Djony Bunarto Tjondro.     Menurut Direktur […]

  • U.S. 2024 Election Developments: Key Race and What They Mean

    U.S. 2024 Election Developments: Key Race and What They Mean

    • calendar_month Jum, 10 Mei 2024
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Set up a WordPress site instantly with InstaWP & TemplateSpare!

  • Livin Mandiri Pecah Telur Kemenangan Perdana Kalahkan Medan Falcons

    Livin Mandiri Pecah Telur Kemenangan Perdana Kalahkan Medan Falcons

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Jakarta-Tim putri Jakarta Livin Mandiri raih kemenangan perdana pada putaran kedua Proliga 2026 usai mengalahkan Medan Falcons dengan skor telak 3-0 (25-19, 25-22, 25-19) di GOR Ken Arok, Malang, Jumat (6/2/26). Hasil ini menjadi respons penting setelah Livin Mandiri gagal meraih poin pada laga pembuka putaran kedua. Pekan lalu di Gresik, Yolla Yuliana dan kolega […]

  • 34 Brigjen TNI AD Dimutasi, Ini Daftarnya

    34 Brigjen TNI AD Dimutasi, Ini Daftarnya

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Jakarta– Lewat Surat Keputusan Nomor Kep/159/II/2026 tertanggal 3 Februari 2026, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto kembali melakukan mutasi, rotasi, dan promosi terhadap 99 jabatan perwira tinggi (pati) TNI. Di TNI AD total ada 34 Pati berpangkat Brigadir Jenderal (Brigjen) yang dimutasi dari jabatan lama ke jabatan baru. Berikut daftar lengkap 34 Pati TNI AD berpangkat […]

expand_less