Breaking News
light_mode
Beranda » Banten » Inilah Daerah Kota Tangerang yang Masuk Rencana Tata Kota Berorientasi Transit

Inilah Daerah Kota Tangerang yang Masuk Rencana Tata Kota Berorientasi Transit

  • account_circle Banten Reporter
  • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
  • visibility 57
  • comment 0 komentar

Pemkot Tangerang mendukung rencana percepatan pengembangan kawasan perkotaan berorientasi transit.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah atau Bappeda Kota Tangerang, Yeti Rohaeti mengatakan, rencana tara ruang itu merupakan kajian kegiatan Jabodetabek Urban Transportation Policy Integration (JUTPI)-3.

“Kami menilai pengembangan kawasan perkotaan berorientasi transit ini menjadi salah satu kunci dalam menciptakan kota yang terintegrasi dalam sektor tata ruang, transportasi, maupun mobilitas ekonomi masyarakat,” ujar Yeti kepada awak media, Sabtu (19/1/2026).

Rencana yang dikaji dalam Rapat Tim Koordinasi Perencanaan Penataan Perkotaan Berorientasi Transit Jabodetabek ini dilakukan bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Adapun percepatan pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD) menjadi salah satu langkah strategis meningkatkan kualitas tata ruang kota yang terintegrasi dengan sistem transportasi massal yang efisien.

Terlebih kawasan TOD dinilai menjadi bagian pembangunan berkelanjutan dan berdaya saing di wilayah Jabodetabek, khususnya Kota Tangerang.

“Sebagai bentuk dukungan penuh terhadap langkah ini, kami akan implementasikan secara bertahap,” sambungnya.

Selain itu Pemkot Tangerang juga akan terus melakukan koordinasi lanjutan bersama Pemerintah Pusat dan pemerintah daerah sekitar demi mewujudkan rencana penataan kawasan perkotaan Jabodetabek yang terintegrasi tersebut.

Dengan demikian gagasan yang diusung bisa berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat sesuai dengan target yang ditentukan saat realisasi.

Yeti menjelaskan, kawasan TOD akan dikembangkan pada sejumlah lokasi strategis di Kota Tangerang seperti di Terminal Poris Plawad, Stasiun Tangerang dan Alam Sutera.

“Dukungan yang dilakukan Pemkot Tangerang ialah memastikan sejumlah infrastruktur penunjang bisa mulai disiapkan,” ucapnya.

“Karena pengembangan kawasan TOD mempunyai potensi yang sangat besar sebagai kawasan pertumbuhan ekonomi yang akan berdampak langsung bagi masyarakat Kota Tangerang,” pungkasnya. (Dra)

  • Penulis: Banten Reporter

Rekomendasi Untuk Anda

  • 7 Negara Penghasil Sawit Terbesar di Dunia

    7 Negara Penghasil Sawit Terbesar di Dunia

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 125
    • 0Komentar

      Jakarta: Minyak sawit merupakan salah satu komoditas global yang paling penting, digunakan dalam berbagai produk mulai dari makanan, kosmetik, hingga bahan bakar nabati. Dengan meningkatnya permintaan dunia, negara-negara penghasil sawit memainkan peran strategis dalam memastikan pasokan yang stabil dan berkelanjutan. Lantas negara-negara mana saja yang menghasilkan sawit terbanyak di dunia? Melansir Indexmundi, berikut tujuh negara penghasil sawit […]

  • 3 Pengasuh Ponpes di Gresik Ditahan terkait Kasus Dana Hibah Rp400 Juta

    3 Pengasuh Ponpes di Gresik Ditahan terkait Kasus Dana Hibah Rp400 Juta

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 68
    • 0Komentar

      GRESIK – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menahan tiga pengasuh pondok pesantren Al-Ibrahimi Manyar terkait dugaan korupsi dana hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur senilai Rp400 juta. Dari tiga tersangka tersebut, dua orang langsung ditahan di Rutan Kelas IIB Cerme, Gresik, sementara satu tersangka lainnya menjalani tahanan rumah karena pertimbangan kondisi kesehatan. Proses penahanan dilakukan usai […]

  • Eks Asdep Perlindungan Khusus Anak: KASN Sangat Membantu Kami, Kenapa Dibubarkan?

    Eks Asdep Perlindungan Khusus Anak: KASN Sangat Membantu Kami, Kenapa Dibubarkan?

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Jakarta-Robert Parlindungan Sitinjak, mantan Asisten Deputi Perlindungan Khusus Anak di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), menyatakan keprihatinannya atas dihapusnya Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dalam Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN). Menurut Robert, keberadaan KASN bukan sekadar simbol kelembagaan, tetapi telah terbukti nyata dalam melindungi nilai-nilai profesionalisme dan keberpihakan pada kepentingan Publik, khususnya […]

  • Kemenag Lebak Gelar Manasik Haji Terintegrasi, 745 CJH Siap Berangkat ke Tanah Suci Mei 2026

    Kemenag Lebak Gelar Manasik Haji Terintegrasi, 745 CJH Siap Berangkat ke Tanah Suci Mei 2026

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 58
    • 0Komentar

      LEBAK – Kementerian Agama Kabupaten Lebak menggelar kegiatan manasik haji terintegrasi tingkat kabupaten bagi Calon Jemaah Haji (CJH). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Latanza Mashiro, Rangkasbitung, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Rabu (11/2/2026). Sebanyak 745 calon jemaah haji mengikuti manasik tersebut. Mereka dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada Mei 2026 dan terbagi dalam dua kelompok terbang […]

  • Arah Kebijakan Baru di Tangan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia: Peluang atau Tantangan?

    Arah Kebijakan Baru di Tangan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia: Peluang atau Tantangan?

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 298
    • 0Komentar

      Oleh:Putri Ariviani Safitri   Bantenpost.net-Pergantian kepemimpinan di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral kembali memunculkan pertanyaan besar mengenai arah kebijakan energi Indonesia, terutama setelah Bahlil Lahadalia resmi menempati kursi Menteri ESDM. Rekam jejaknya yang kuat dalam mendorong investasi kini diuji ketika harus menyeimbangkan kebutuhan pembangunan dengan tuntutan transisi energi yang semakin mendesak. Publik menanti […]

  • Pemerintah Kucurkan Bansos Rp17,5 T Jelang Lebaran, Apa Saja Jenisnya?

    Pemerintah Kucurkan Bansos Rp17,5 T Jelang Lebaran, Apa Saja Jenisnya?

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 66
    • 0Komentar

    . Jakarta — Pemerintah menyalurkan bantuan sosial (bansos) senilai Rp17,5 triliun menjelang lebaran. Penyaluran dilakukan melalui Kementerian Sosial (Kemensos) sebagai bagian dari stimulus ekonomi kuartal I 2026.Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul mengatakan terdapat dua jenis bansos yang disalurkan dengan sasaran utama keluarga miskin dan rentan. “Ada dua jenis bansos. Yang pertama adalah bansos […]

expand_less