Parkir Liar Marak di Jalan Ciater–Taman Tekno, Kinerja Dishub Tangsel Dipertanyakan
- account_circle Epoy Riyadi
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar

KOTA TANGSEL– Praktik parkir liar masih marak terjadi di sepanjang Jalan Ciater Barat–Taman Tekno, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan. Kondisi ini terjadi meskipun rambu larangan parkir telah terpasang dengan jelas di sejumlah titik.
Pantauan di lokasi pada Selasa 10 Februari 2026 menunjukkan deretan kendaraan roda empat, baik mobil pribadi maupun kendaraan angkutan barang, terparkir di bahu jalan tepat di bawah rambu larangan parkir. Akibatnya, badan jalan menyempit dan memicu kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk.
Situasi tersebut dikeluhkan para pengguna jalan karena menghambat kelancaran arus lalu lintas. Ironisnya, hingga siang hari belum terlihat adanya penertiban atau tindakan tegas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan.
Padahal, parkir di bahu jalan pada area yang telah dipasang rambu larangan merupakan pelanggaran lalu lintas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Warga menilai lemahnya pengawasan serta minimnya penindakan menjadi penyebab utama parkir liar terus berulang. Keberadaan rambu larangan parkir pun dianggap tidak efektif jika tidak disertai pengawasan rutin dan pemberian sanksi tegas di lapangan.
“Setiap hari kondisinya seperti ini. Mobil parkir sembarangan, jalan jadi sempit, tapi tidak pernah ada penertiban. Kalau dibiarkan terus, tentu makin semrawut,” ujar Bernard, salah seorang pengendara yang melintas di kawasan tersebut.
Selain menyebabkan kemacetan, parkir liar juga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor yang harus bermanuver di ruang jalan yang semakin terbatas.
Masyarakat pun mendesak Dishub Tangsel untuk segera turun tangan melakukan penertiban secara konsisten, termasuk pemberian sanksi tegas kepada para pelanggar, agar fungsi jalan kembali normal dan keselamatan lalu lintas dapat terjaga.
- Penulis: Epoy Riyadi





