Breaking News
light_mode
Beranda » Banten » Disorot Publik! SMKN 2 Tangerang Dituding Tak Transparan Soal Seragam, Jawaban Kepsek ‘Pahamlah’, Bikin Netizen Geleng Kepala

Disorot Publik! SMKN 2 Tangerang Dituding Tak Transparan Soal Seragam, Jawaban Kepsek ‘Pahamlah’, Bikin Netizen Geleng Kepala

  • account_circle Banten Reporter
  • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
  • visibility 288
  • comment 0 komentar

Tangerang, bantenpost.net-SMKN 2 Tangerang tengah menjadi buah bibir di jagat maya setelah mencuat dugaan praktik jual beli seragam sekolah tanpa kwitansi resmi. Masalah ini mencuri perhatian publik usai pernyataan kontroversial Kepala Sekolah kepada wartawan yang menanyakan soal transparansi pembayaran. Bukannya memberikan klarifikasi jelas, sang Kepala Sekolah justru menjawab singkat, “Pahamlah.”

Pernyataan itu sontak memicu gelombang reaksi dari netizen. Banyak yang menilai sikap tersebut terkesan meremehkan pertanyaan media dan mengabaikan hak orang tua siswa untuk mendapatkan bukti pembayaran resmi.

“Udah biasa, udah pahamlah ga usah dijelaskan,” tulis salah satu pengguna X yang ikut mengomentari. Ada pula yang menambahkan, “Itu sudah rahasia umum pak bukan di Tangerang saja di jawa barat juga ada, itu akal licik sekolah untuk menghilangkan barang bukti…,” tulisnya di kolom komentar.

Akun lainnya mengomentari dengan nada sindiran, “bapak pahamlah, ini Banten”, disambung akun lain, “lah emg baru tau apah, banyak masih yg kayak gitu,”.

“Kurangnya pengawasan dari dinas pendidikan sehingga terkesan seperti adanya pembiaran terhadap praktik-praktik seperti jual seragam, studi tour dll pada akhirnya ada keuntungan diluar dari fungsi sekolah,” tulis akun X.

Ada juga yang memberikan komentar, “Namanya jual beli, atau pembayaran wajib ada bukti kwitansi/struk/incvoice/ atau apalah yg bisa menjadi barang bukti uang diterima ,klo tidak ada ya aneh,kemana uang tsb masuknya, apalagi ini menyangkut byk org, harus ditertibkan karena kasus ini banyak terjadi di sekolah2 negri,” ungkapnya mengomentari.

Isu ini kian panas setelah sejumlah warganet mengaku mengalami hal serupa di sekolah negeri lainnya, menyoroti praktik penjualan seragam yang seolah menjadi kewajiban tanpa kejelasan mekanisme dan kwitansi resmi.

Setelah mencuatnya pemberitaan SMKN 2 Tangerang soal dugaan jual beli seragam yang disinyalir jadi ladang bisnis dan tidak sesuai mekanisme dan tidak transparan, masyarakat kini menuntut Dinas Pendidikan Provinsi Banten serta Gubernur Banten untuk turun tangan dan menindaklanjuti persoalan ini secara serius.

“Ini bukan hanya soal seragam, tapi soal kepercayaan publik. Kalau tidak ada kwitansi, apakah ini yang disebut transparan dan sesuai mekanisme?, ujar Pengamat Pendidikan, Fajar Herwindo, kepada wartawan, Senin (3/11).

Ia menambahkan, “Gubernur harus buka mata. Jangan biarkan praktik seperti ini jadi budaya di sekolah negeri. Pendidikan harus bersih dan transparan,” tutupnya.

(red)

  • Penulis: Banten Reporter

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Banten Gelar Rakor Persiapan Angkutan Lebaran 2026 Bersama Menhub

    Gubernur Banten Gelar Rakor Persiapan Angkutan Lebaran 2026 Bersama Menhub

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 159
    • 0Komentar

    SERANG – Andra Soni menggelar rapat koordinasi persiapan angkutan Lebaran atau Idul Fitri tahun 2026 di Gedung Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, pagi ini. Rakor itu akan dilaksanakan bersama Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi. Diketahui, hari ini merupakan cuti bersama Tahun Baru Imlek yang ditetapkan pemerintah. Selain menggelar rapat koordinasi, Gubernur juga memiliki agenda […]

  • Eks Petinggi Google Bilang Lulusan Hukum & Kedokteran Tak Laku Lagi

    Eks Petinggi Google Bilang Lulusan Hukum & Kedokteran Tak Laku Lagi

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Jakarta– Seorang mantan eksekutif Google memperingatkan bahwa gelar sarjana hukum dan kedokteran bisa menjadi “buang-buang waktu” di tengah laju perkembangan (AI) yang sangat cepat. Pernyataan ini mencerminkan kekhawatiran bahwa jalur pendidikan tradisional yang memakan waktu bertahun-tahun kini ketinggalan oleh kemajuan teknologi. Jad Tarifi, pendiri tim AI generatif pertama di Google dan alumnus PhD bidang AI, […]

  • Wagub Dimyati Minta peningkatan prosentase kenaikan Transfer Keuangan Daerah dari Pemerintah Pusat ke Daerah

    Wagub Dimyati Minta peningkatan prosentase kenaikan Transfer Keuangan Daerah dari Pemerintah Pusat ke Daerah

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Banten-Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusuma meminta pemerintah pusat mempertimbangkan kenaikan dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk Provinsi Banten.  Menurutnya, TKD bermanfaat untuk peningkatan program pembangunan. “Pusat memberikan TKD setidaknya 5 persen dari pendapatan pajaknya di Provinsi Banten. Wajar kalau minta 5 persen,” kata Dimyati usai menghadiri Taxpayer Gathering dan Taxpayers Charter 2026 Kantor […]

  • Wali kota Tangerang Bantah Isu Tentang Revisi Perda 7 dan 8 Tahun 2005

    Wali kota Tangerang Bantah Isu Tentang Revisi Perda 7 dan 8 Tahun 2005

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Wali Kota Tangerang, Sachrudin, membantah adanya isu Pemerintah Kota Tangerang akan melonggarkan atau merevisi Peraturan daerah (Perda) Nomor 7/2005 tentang Larangan Peredaran Miras dan Perda 8/2005 tentang Larangan Pelacuran. Sachrudin menegaskan, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi terkait revisi Perda 7 dan 8/2005. Ia menilai kedua perda tersebut sudah cukup kuat dan masih relevan […]

  • Pertemuan Prabowo dengan 5 Pengusaha Kelas Kakap

    Pertemuan Prabowo dengan 5 Pengusaha Kelas Kakap

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 139
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menerima audiensi dari lima pengusaha nasional di Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Bogor, Selasa (10/2/2026) malam. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan, pertemuan tersebut berlangsung sekitar 4,5 jam. “Pertemuan tersebut berlangsung lebih dari 4,5 jam, dimulai sejak pukul 19.00 hingga sekitar 23.30 WIB,” tulis Teddy melalui akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet, Rabu (11/2/2026). Lima pengusaha nasional tersebut di antaranya Prajogo […]

  • Naik 11 Persen,Jumlah Pengguna Aktif Bulanan Spotify Capai 751 Juta,

    Naik 11 Persen,Jumlah Pengguna Aktif Bulanan Spotify Capai 751 Juta,

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Banten Reporter
    • visibility 140
    • 0Komentar

    JAKARTA – Dalam laporan kinerja keuangan kuartal IV 2025, Spotify mengungkapkan bahwa jumlah pengguna aktif bulanannya meningkat 11% YoY (year on year) mencapai 751 juta pengguna. Selain itu, pelanggan Premium Spotify juga tumbuh 10% menjadi 290 juta, dengan total pendapatan perusahaan meningkat 13% secara tahunan menjadi 4,5 miliar euro, serta membukukan pendapatan operasional sebesar 701 […]

expand_less